Berita

Pembinaan Anggota DWP Korwil Dinas Pendidikan

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib hadiri Pembinaan dan Pengarahan bagi anggota DWP Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen, dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2025 di Aula Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen, pada Selasa (22/4).

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Forkopimcam Kepanjen, Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen.

Peringatan Hari Kartini bukan sekadar mengenang jasa-jasa Ibu Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting bagi kita semua untuk merenungkan sejauh mana perjuangan beliau kita lanjutkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai ibu rumah tangga, pendidik, maupun sebagai bagian dari masyarakat yang turut andil dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh Ibu Kartini dahulu adalah tentang kesetaraan kesempatan, kemerdekaan berpikir, dan keberanian untuk berkontribusi dalam ruang publik tanpa kehilangan jati diri sebagai wanita Indonesia.

Selain itu, seperti yang disampaikan oleh Ibu Selvi Ananda selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam Perayaan Hari Kartini 2025 – “1000 Profesi Perempuan & Gen Z” di Tennis Indoor Senayan, Selasa 21 April 2025, bahwa perempuan harus berdaya, mandiri, berpendidikan, mempunyai mimpi yang tinggi serta berguna untuk masyarakat Indonesia.

“Semangat berfikir yang visioner tersebut harus dimiliki oleh perempuan lintas generasi. Di dalamnya termasuk Generasi Z (Gen Z) yang ke depan akan menjadi penerus bangsa sekaligus menyukseskan program Indonesia Emas,” pungkas Wakil Bupati Malang.

Gagasan-gagasan yang inovatif dan membangun tersebut, diharapkan dapat memberikan hasil yang nyata untuk Indonesia serta Mewujudkan ASTA CITA dengan menghadirkan 1000 Profesi Perempuan dan Gen Z. Upayakan perlindungan maksimal dari tindak kekerasan fisik dan mental, serta ciptakan ekosistem yang aman dan kondusif bagi perempuan untuk berkreasi, berkarya, berekspresi dan berkembang.

Sebagai bagian dari Dharma Wanita Persatuan, keberadaan ibu-ibu memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai pendamping suami, tapi juga sebagai agen pembentukan karakter keluarga dan masyarakat.

Dalam dunia pendidikan, keberadaan ibu-ibu sangat memengaruhi tumbuh kembang generasi muda, terutama dalam penanaman nilai-nilai moral dan etika.

Wakil Bupati Malang juga mengajak ibu-ibu semua untuk menjadi motivator dan inspirator di lingkungan masing-masing.

“Kita mulai dari hal kecil, memberi teladan di rumah, mendukung pendidikan anak-anak, serta menjaga komunikasi yang sehat dalam keluarga. Sebab, bangsa yang besar lahir dari keluarga-keluarga yang tangguh dan harmonis,” ajak Wakil Bupati Malang.▪︎(AHM/dhe)

Related Articles

Back to top button