SMP PGRI 1 Buduran Patut Diperhitungkan
▪︎SIDOARJO – POSMONEWS.com,-
Sekretaris Perwakilan YPLP (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan) PGRI Kabupaten Sidoarjo, Abdullah, S.Pd, M.Pd mengatakan, mutu sekolah swasta bisa mengalahkan sekolah negeri.
Selain karena sekarang kemampuan peserta didik sekolah negeri sangat heterogen akibat PPDB sistem zonasi, di sisi lain sekolah swasta lebih leluasa untuk mengembangkan keunggulannya.
“Orang tua jangan khawatir jika anaknya sekolah di sekolah swasta seperti di SMP PGRI 1 Buduran. Anak yang sekolah di sekolah swasta bukan anak buangan. Belum tentu, sekolah negeri itu kualitasnya lebih baik daripada sekolah swasta,”katanya saat memberikan sambutan pada Rapat Pertemuan Orang tua/Wali peserta didik kelas VII baru SMP PGRI 1 Buduran di Aula Pandan Wangi SMP PGRI, Sabtu (13/7/2024).
Hadir pada kegiatan tersebut: Sekretaris Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo, Abdullah, S.Pd, M.Pd mewakili Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo; Ketua Komite SMP PGRI 1 Buduran, Kharis Maftuqqin, SE; Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd, Gr.; Kepala Desa Siwalanpanji, Achmad Choiron, SE; para pendidik dan tenaga kependidikan SMP PGRI 1 Buduran; serta para orang tua/wali peserta didik kelas VII baru SMP PGRI 1 Buduran.
Menurut Abdullah, kesuksesan anak dalam belajar juga ditentukan oleh kontribusi atau partisipasi orang tua.
“Yakinlah bahwa perjuangan orang tua itu tidak akan mengingkari hasil bagi kesuksesan anak-anaknya. Apalagi tentang pendidikan karakter, mohon ajari anak tentang budi pekerti yang baik,”ujar Abdullah yang juga pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Abdullah yang juga pernah menjadi pengawas SMP PGRI 1 Buduran selama 8 tahun ini mengutarakan bahwa SMP PGRI 1 Buduran mempunyai perkembangan yang sangat baik, bahkan membanggakan dalam Asesmen Nasional, khususnya literasi dan numerasi.
Data ini membuktikan bahwa para pendidik di SMP PGRI 1 Buduran telah berjuang luar biasa untuk meningkatkan kompetensi peserta didiknya.
Menurutnya, SMP PGRI 1 Buduran mendapatkan nilai literasi: 80 (tahun 2022); 97,78 (tahun 2023); dan tetap 97,78 (tahun 2024). Adapun nilai numerasinya: 66,67 (than 2022); 84,44 (tahun 2023); dan 93,33 (tahun 2024).
“Oleh karena itu SMP PGRI 1 Buduran merupakan salah satu sekolah yang patut diperhitungkan. Apalagi satu-satunya SMP swasta yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo sebagai penyelenggara KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya),” tambahnya.
Ketua Komite SMP PGRI 1 Buduran mengapresiasi para peserta didik SMP PGRI 1 Buduran yang sudah menjadi anak-anak yang hebat, karena berbagai prestasi yang sudah diraih.
“Alhamdulilah, ini terwujud berkat adanya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik, serta masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Siwalanpanji, Achmad Choiron, SE juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada SMP PGRI 1 Buduran.
“Saya mendukung pihak sekolah, sebelum MPLS-PDB, ada pertemuan orang tua/wali peserta didik baru. Karena itu, mohon para orang tua/wali peserta didik supaya yakin bahwa 3 tahun ke depan, anak-anaknya akan mendapat bekal ilmu di SMP PGRI 1 Buduran dengan baik, untuk mempersiapkan ke jenjang pendidikan selanjutnya,” katanya.
Menurutnya, SMP PGRI 1 Buduran adalah sekolah yang terbaik di antara yang baik. Bagaimana tidak, karena sudah sangat senior dan berpengalaman. Berdiri sejak tahun 1979, dan sudah meluluskan ribuan orang-orang yang sukses.
“Keberhasilan proses pendidikan ini karena adanya kolaborasi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M..Pd, Gr. menyambut baik kepada orang tua/wali peserta didik kelas VII baru yang sudah mempercayakan kepada SMP PGRI 1 Buduran untuk mendidik anak-anaknya.
“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi dan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik, supaya pendidikan anak-anak 3 tahun ke depan bisa berhasil,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala SMP PGRI 1 Buduran mengenalkan visi dan misi sekolah; KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya); peminatan Seni Budaya, program kegiatan peserta didik kelas VII; pengenalan pendidik dan tenaga kependidikan, tata tertib sekolah; serta kegiatan MPLS-PDB.
▪︎(Koesmoko, Humas SMP PGRI 1 Buduran)