Berita

DPU Bina Marga Jawa Timur Gandeng BPBD, Polisi, Relawan

▪︎Perbaiki Jalur Penyelamat di Tikungan Gotekan Pacet

▪︎MOJOKERTO – POSMONEWS.com,-
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto menggandeng berbagai pihak, untuk bergotong royong memperbaiki jalur penyelamat di tikungan Gotekan, Pacet

Adapun kegiatan perbaikan tersebut dengan menambah tumpukan sekam, pasca nsiden kebakaran yang menghanguskan karung sekam di jalur tersebut beberapa hari lalu.

Beberapa pihak yang turut terlibat dalam perbaikan ini yakni PPK Wilayah I UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Mojokerto, BPBD Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto, Polsek Pacet, Koramil Pacet, relawan, dan warga sekitar.

Ditemui disela-sela perbaikan itu, Pembuat Komitmen (PPK) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah I Mojokerto, Tri Cahyo Utomo, S.T., M.T., mengapresiasi kerja sama ini.

Menurutnya, dengan adanya kerja sama yang solid antara berbagai pihak, proses perbaikan jalur penyelamat dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien.

“Upaya perbaikan ini mencerminkan komitmen semua pihak dalam menjaga keselamatan para pengguna jalan di daerah yang rawan kecelakaan ini. Sebab jalur penyelamat di tikungan Gotekan menjadi upaya pencegahan bagi kendaraan yang mengalami rem blong, dan perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara,” pungkasnya .

Seperti diketahui Polisi dan TNI kompak kerja bakti membenahi jalur penyelamat di tikungan Gotekan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Jalur penyelamat tersebut rusak karena tumpukan sekam untuk meredam tabrakan, ludes terbakar.

Terbakarnya jalur penyelamat sampai ke Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto. Ia langsung memerintahkan Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie melakukan perbaikan.

Hariyazie menjelaskan siang tadi pihaknya mendatangkan 650 sak sekam padi ke tikungan Gotekan. Bersama TNI dan para relawan, ia bekerja bakti menata sekam tersebut di jalur penyelamat.

Menurut Hariyazie, ratusan sak sekam padi itu sangat penting untuk mengurangi fatalitas korban kecelakaan. Sebab saat terjadi rem blong, pengendara dan kendaraannya menghantam tumpukan sekam tersebut.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Semoga tidak ada korban lagi terkait kecelakaan lalu lintas di jalur ini,” jelasnya kepada wartawan.

Kecelakaan karena kendaraan mengalami rem blong kerap terjadi di tikungan Gotekan. Karena kendaraan melaju dari arah Cangar, Kota Batu menuju Pacet, Mojokerto melalui turunan yang curam dan panjang.

Padahal jalur Cangar-Pacet ini ramai dilalui wisatawan, terlebih saat akhir pekan atau tanggal merah. Oleh sebab itu, jalur penyelamat menjadi sangat penting untuk mengurangi fatalitas korban kecelakaan.

“Tentunya ini sangat penting karena jalur ini sangat curam dan memang mendapat atensi dan sempat viral,” terang Hariyazie.

Tumpukan sekam padi di jalur penyelamat tikungan Gotekan terbakar pada Minggu (20/10) lalu. Sehingga benteng penyelamat itu ludes menjadi abu.

“Bentengnya sudah habis tidak bisa digunakan lagi karena terbakar,” tandas Relawan Welirang Rescue, Mustofa.▪︎(FEND)

Related Articles

Back to top button