Pasang Surut Politik Laksana Ombak Samodra
▪︎NUSANTARA MASUK TAHUN HURANG TUTUG (2-Habis)
▪︎POSMONEWS.COM,-
Menurut pandangan spiritual (batin) dan metafisik, Kanjeng Pangeran Drs. H.D.S. Suryabinangun, KGAA.= bahDe/waGede (76 th) – M.A. Karahayuan Pangawitan Nagarasari Panjalu. * Abah Dede Suryabinangun, bahDe/waGede (76 th). Pupuhu _Karahayuan Pangawitan/ Adat_ di Jawa Barat, dalam fase 3 bulan mendatang masuk bulan Juni hingga Juli 2023 mendatang disebut masa pancaroba Taun Sunda menuju tahun Hurang Tutug ini seseorang harus tetap eling lan waspada.
Meski terhadap hitungan Tahun Sunda, tetapi menurut Abah Dede, efeknya atau hitungan dan peristiwa yang akan terjadi itu tetap dalam hitungan serta berhubungan dengan seluruh negeri (NKRI) atau Nusantara.
Abah Dede menyoroti situasi perpolitikan juga berkaitan dengan suasana pemeliharaan CANTOLAN tadi punya perhitungan kalkulasi sendiri-sendiri. Dampaknya tahun 2023 ini penuh dengan tarik menarik kepentingan, makanya perlu waspada, eling dan jaga persatuan demi lancarnya melewati 2023 yang terasa lebih hangat dan perlu penyeimbangan taburan permohonan doa selamat dalam diri para penggiatnya.
Pasangan politikpun sejalan dengan gejala pasang surutnya gelombang laut kemungkinan terjadi perobahan arah kapalpun masih terbuka lebar. Semoga selamat,” katanya.
Sedangkan situasi ekonomi dan bisnis yang melanda secara global seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik. Tanah air yang melimpah SDA dan populasi tenaga kerjanya perlu strategi bisnis yang terarah.
Relatif diuntungkan dengan kelimpahan energi alam anugrah Yang MAHAKUASA iklim/sinar matahari dan lahan-lahan subur perlu diabdikan dalam bisnis guna memenuhi kebutuhan DUNIA yang dilanda badai salju dan dampak negatif dari konflik-konflik perang sehingga ada celah yang menganga kebutuhan PANGAN & ENERGY….. Waspada bisnis tahun 2023 justru cegah dimanfaatkan pula oleh pebisnis yg diluar kepentingan bisnis rakyat kita.*DANAR SP*