Kementerian PUPR: Rencana Proyek Tol Bali Utara-Selatan

▪︎BALI – POSMONEWS.com,-
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan rencana pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Bali bagian utara dan selatan.
Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, menyatakan bahwa pembangunan jalan tol ini bertujuan untuk meratakan pembangunan infrastruktur di Bali, yang selama ini hanya terpusat di bagian selatan.
Saat ini di Bali bagian selatan sudah beroperasi jalan Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 kilometer yang melintasi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
“Intinya kalau Bali semangatnya kan untuk memeratakan pertumbuhan, supaya tidak numpuk di Bali bagian selatan. Jadi kita sebar ke bagian timur, ke bagian barat, termasuk ke utara,” ujarnya.
Menurut Endra, ada banyak aspek yang perlu dikaji dengan cermat sebelum memulai pembangunan jalan tol di Bali utara, mulai dari sisi lingkungan dan budaya.
“Kita akan cek betul-betul secara lebih cermat rencananya seperti apa. Ekonomi oke, tapi lingkungan tidak boleh kita abaikan begitu prinsipnya,” ucap Endra.
Selain itu, pembangunan jalan tol ini juga harus memperhitungkan kondisi alam, termasuk keberadaan gunung berapi aktif di Bali, Gunung Agung.
Namun, Endra belum bisa memastikan apakah pembangunan jalan tol Bali utara akan rampung pada tahun 2029, seperti yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
Pasalnya, permasalahan lingkungan serta sosial dan budaya yang akan dihadapi tidak dapat diprediksi seberapa cepat bisa diselesaikan. Terlebih, pembangunan juga belum akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Yang jelas itu kan nanti jadi program dari pemerintah berikutnya. Apakah akan diprogramkan atau tidak. Kan kita sudah selesai dengan apa yang kita programkan. Mudah-mudahan di akhir tahun target 2.700 km jalan tol baru sudah bisa kita kejar,” tegasnya.
Sementara itu, proyek pembangunan tol yang akan berlangsung dalam waktu dekat adalah proyek Tol Gilimanuk – Mengwi, dengan estimasi waktu pengerjaan dua setengah hingga tiga tahun. Namun, Endra menyebut bahwa proyek ini saat ini masih dalam proses lelang.
“Masih lelang saya kira, saya belum update lagi,” kata Endra.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, beberapa waktu lalu menyampaikan perlunya percepatan akses untuk wisatawan supaya lebih mudah berkunjung ke Bali utara.
Menanggapi hal tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan akan ada pembangunan tol menuju Bali utara. Pembangunan tol ke arah utara Pulau Bali, diharapkan bisa selesai pada akhir tahun 2029.
“Bali utara – pertama, tol, itu yang akan dibangun, dan juga diharapkan ke depan menjadi opsi adalah transportasi berbasis rel,” kata Sandiaga saat ditemui di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Berkaitan dengan pembangunan bandara di Bali utara, Sandiaga menuturkan bahwa kajiannya sudah lengkap dan tinggal diputuskan kapan akan mulai dibangun oleh pemerintah selanjutnya.
“Kami akan memastikan bahwa kegiatan dari pariwisata itu tidak menumpuk di Bali selatan, tapi justru di Bali utara, Bali barat, dan timur, itu sudah ada perencanaannya,” pungkasnya.
▪︎[FEND]


