Berita Utama

Kepala BBPJN Jatim-Bali: Percepat Proyek Gumitir

▪︎JATIM — POSMONEWS.com,-
Proses proyek pekerjaan preservasi jalan Jalur ruas Sumberjati – bts. Kabupaten Banyuwangi Km Sby 233+500 terus dikebut.

Akselerasi pekerjaan pabrikasi berupa tulangan bored pile maupun pemasangan pondasi bored pile menunjukkan kemajuan yang signifikan.

“Kami upayakan percepat dan sebelum 2 bulan sudah selesai,” kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa, dalam keterangan tertulis.

Namun, Gunadi menambahkan bahwa Jalur Gumitir tetap ditutup total karena kondisi permukaan jalan yang telah mengalami penurunan dari eksisting sebelumnya sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Karena jalannya sudah ambles maka tidak memungkinkan dibuka untuk lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan koordinasi penutupan Jalur Gumitir telah dilakukan secara menyeluruh dengan sejumlah pihak terkait, antara lain Dirjen Bina Marga, Bupati Jember, Bupati Banyuwangi, Polda Jatim serta berbagai pihak lainnya.

Hal itu disampaikan Emil saat melakukan peninjauan langsung lokasi penanganan jalan di Jalur Gumitir, Jember, Selasa malam (29/7/2025) lalu.

“Penutupan Jalur Gumitir secara total selama 2 bulan itu untuk mendukung kelancaran proyek perbaikan yang sangat krusial,” tegas Emil, dilansir BBPJN Jatim-Bali.

Selain itu, kata Emil, kedatangannya ke lokasi pekerjaan, memastikan progres pemasangan pondasi bored pile yang merupakan bagian dari item-item pekerjaan preservasi jalan nasional di kawasan Gunung Gumitir.

Terkait dengan distribusi BBM, Wagub Emil, menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan BBM di wilayah Jember segera ditangani melalui suplai tambahan dari Surabaya dan Malang.

“Penyaluran pasokan BBM ini diharapkan tidak mengganggu proses pekerjaan di Jalur Gumitir sehingga bisa rampung lebih cepat,” kata Emil.

Penutupan jalur strategis penghubung Jember-Banyuwangi berdampak pada pengalihan arus kendaraan. Kendaraan dengan tonase besar diarahkan melalui jalur Pantura.

Sementara kendaraan yang menuju ke Bondowoso dibatasi maksimal 15 ton dan masyarakat sekitar diberi akses dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2).

Perbaikan Jalur Gumitir saat ini telah memasuki tahap krusial, yaitu pemasangan bored pile. Sebanyak 2 unit mesin bore pile dikerahkan untuk meningkatkan akselerasi pekerjaan.

Proses perbaikan di jalur strategis tersebut meliputi penanganan longsoran dengan perkuatan lereng bawah. Konstruksi bored pile akan digunakan di 55 titik lokasi sepanjang 115 meter.

Di samping itu penanganan jalan di Jalur Gumitir itu juga akan melakukan perbaikan pada geometri jalan untuk keselamatan pengguna jalan.

Seperti diketahui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali resmi menutup Jalur Gumitir sepanjang 115 meter pada ruas Sumberjati hingga perbatasan Kabupaten Banyuwangi di Km 233+500 (Tikungan Mbah Singo).

Penutupan total ini akan berlangsung selama dua bulan, mulai 24 Juli hingga 24 September 2025, dalam rangka pelaksanaan proyek preservasi jalan nasional.

Kepala BBPJN Jatim–Bali, Gunadi Antariksa, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Kepolisian, Pemerintah Kabupaten Jember dan Banyuwangi, serta pelaku usaha.

Gunadi menambahkan bahwa penutupan total merupakan opsi teraman mengingat pekerjaan melibatkan alat berat bore pile untuk memperkuat lereng yang rawan longsor di jalan yang sempit.▪︎(FEND)

Related Articles

Back to top button