Cegah Banjir, BBWS Pemali Juana Tinggikan Tanggul Sungai Wulan

▪︎KUDUS – POSMONEWS.com,-
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melakukan peninggian tanggul Sungai Wulan di Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah. Hal itu untuk mencegah terjadinya peningkatan debit air saat musim hujan.
Koordinator Peralatan BBWS Pemali Juana, Heri Bangkit Setyadi, mengatakan peninggian tanggul dikerjakan pada sisi kanan Sungai Wulan sepanjang tujuh hingga delapan kilometer.
Pengerjaan dimulai dari Desa Medini, Sambung, Undaan Kidul, Undaan Tengah, Undaan Lor, sampai dengan Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak.
“Peninggian tanggul kami ambil dari tanah bantaran Sungai Wulan, kemudian kami tarik ke sisi kanan,” katanya kemarin.
Sebelumnya, rata-rata ketinggian tanggul sekitar 6 meter. Sehingga dikhawatirkan tanggul bisa saja retak dan jebol ketika debit air meningkat.
Sejumlah pemerintah desa kemudian mengusulkan ke BBWS untuk meninggikan Sungai Wulan hingga 1,5 meter.
“Rata-rata tanggul di wilayah tersebut memang rendah dan harus ditinggikan,” imbuhnya.
Ia menerangkan, pengerjaan peninggian tanggul Sungai Wulan sudah dimulai sejak Senin, 13 Mei lalu. Estimasi waktu yang dibutuhkan sekitar 30 hari untuk menambal di area tersebut.
Diperkirakan selesai pada minggu pertama Juni 2024. Pihaknya menggunakan alat berat berupa eskalator long arm, yang dapat menjangkau area terdalam sungai.
“Harapannya bisa ketinggian tanggul sama dengan tanggul yang ada di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus dalam upaya penanganan pascabanjir. Melalui kegiatan pengerjaan galian alur atau pengerukan di beberapa sungai.
Diantaranya pengerukan Sungai Londo di Desa Wonosoco hingga Desa Berugenjang Kecamatan Undaan dan Sungai Jungkemi Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan.
“Pengerjaan kami lakukan secara bertahap. Ini sebagai antisipasi bencana banjir, ” paparnya.
▪︎[FEND]