Berita

DPD Matra Lamongan Terbentuk, Siap Berkolaborasi Pengembangan Adat dan Budaya

▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Dari embrio pembentukan DPD Matra Kabupaten Lamongan secara sah telah dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua DPW Matra Jawa Timur, K.P. Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro pada hari Minggu, (3/12/2023) bertempat di Aula Gedung Dinas Pariwisata, Lamongan, Jl. Sunan Giri No.1 Lamongan.

Data yang dihimpun media ini, struktur kepengurusan inti DPD Matra Lamongan adalah sbb : Ketua Umum : R.Tg Harun Setiawan Dirjo Kusumo. Sekretaris : Sutikno Arie, S.T. Bendahara : Mastukin, S.Pol. Selain itu juga ada 12 Divisi/ Bidang. Juga dikukuhkan Kepengurusan DPD Srikandi Matra Lamongan dengan diketuai oleh Nurfita Alamandasari.

Dalam acara pelantikan DPD Matra Lamongan ini, selain dihadiri K.P. Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro (Ketua DPW Matra Jatim), juga hadir secara khusus Ketua Waketum II DPP Matra, KPH. Dato’ Commander Aryo Metarum, SH., yang mewakili Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Matra, KGPAA Wiroyudho Mangkualam II, (Penasehat dan pencetus Matra), dan Sultan Gowa Andi Bau Malik Barammamase Tukkajannangang (Ketua DPP Matra).

Hadir pula sesepuh Suku Samin, Eyang Weldo, dan perwakilan Matra dari beberapa wilayah di seluruh tanah air, seperti DPD Bangkalan, yang diketuai Ganif Sobirin (Garin ) bersama 8 anggota/pengurus. Juga hadir DPD Jember.
KRT. Hardjo Dimulyo. Pemangku Pasukan Manguni (Menado), TB Pandega Diraja Gatot Kustyadji (Pengurus DPW Jatim dan Koordinator DPD se-Jawa).

Sedangkan pejabat dari pemerintah daerah yang hadir di acara pelantikan ini, yakni Bupati Lamongan H.Yuhrohnur Efendi (Pak Yes), Wakil Bupati KH.Abdul Rouf, Kepala Dinas Pariwisata Siti Rubikah, Kabakesbang Dianto, Dandim 0812, Kapolres Lamongan.

Dalam sambutannya, Bupati Yes menyebut Mantra harus memiliki eksistensi, peran untuk mengembangkan dan melestarikan adat dan budaya di negeri ini, sesuai dengan visi, misinya. Karena itu diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Dengan berkolaborasi, maka ada energi besar mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah daerah untuk kejayaan Lamongan. Makna kejayaan itu, adalah menyangkut pembangunan seutuhnya, lahir batin. Seperti kebangkitan ekonomi, harmonis warganya, dan juga mewujudkan pembangunan infrastrukturnya,” katanya.

Masih menurut Pak Yes, bahwa Matra ini bisa mengambil peran di pembangunan non fisik, dan spiritual, didampingi peran utamanya sebagai pemangku sekaligus pelestari adat dan budaya.

Sedangkan Ketua DPD Matra Lamongan R.Tg Harun Setiawan Dirjo Kusumo, mengatakan bahwa hadirnya Matra ini diharapkan menjadi mitra kerja pemerintah dalam hal pelestarian kebudayaan, dan promosi kebudayaan Nusantara yang bersifat baik, terbuka, dan non partisan.

“Kita ingin bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah (Pemkab, red) dalam berbagai kegiatan kebudayaan baik Nasional maupun daerah, sesuai dengan bidang garapan Matra dan sesuai dengan AD/ART Matra,” katanya.

Seperti yang kita ketahui, bahwa organisasi Matra singkatan dari Masyarakat Adat Nusantara. Berpusat di Ibu Kota NKRI, Jakarta. Dari sejarahnya, Matra didirikan pada tanggal 13 Agustus 2016 di Godean, Yogyakarta, dan dikukuhkan secara resmi di Candi Borobudur, Magelang, Jateng.

Salah satu tujuan pembentukan Matra, adalah menjaga nilai-nikai luhur kebudayaan Nusantara di setiap masyarakat adat yang ada, baik berupa hukum adat, ritual adat, dan lembaga pemangku adat dan/atau kesultanan/kerajaan. Membina para anggota dan pengurus untuk menjadi bagian dari masyarakat yang peduli, mengamalkan nilai-nilai kebudayaan Nusantara melalui adat masing-masing, sehingga mengacu pada pelestarian kebudayaan di negeri ini.

Sedangkan fungsi Matra, selain sebagai forum silaturahmi anggota, juga sebagai wadah bagi seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap adat Nusantara, dan bagaimana memunculkan ide-ide kelestarian kebudayaan.
▪︎[DANAR SP]

Related Articles

Back to top button