Summit Karimun 2023 “Transformasi Reforma Agraria: Mewujudkan Kepastian Hukum, Keberlanjutan Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat”
▪︎RIAU-POSMONEWS.COM,-
Pertemuan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit Karimun 2023 yang mengusung tema besar “Transformasi Reforma Agraria: Mewujudkan Kepastian Hukum, Keberlanjutan Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat” resmi dibuka pada Rabu (30/08/2023) di Aston Hotel Karimun, Kepulauan Riau.
Dalam pembukaan tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Reforma Agraria Nasional, Airlangga Hartarto hadir memberikan sambutan.
Airlangga Hartarto menyebut, pertemuan ini bernilai sangat penting dan strategis untuk melanjutkan program ekonomi nasional. Ditambah lagi, Reforma Agraria itu masuk ke dalam salah satu Program Strategis Nasional (PSN).
“Reforma Agraria masuk ke dalam PSN dengan kategori pemerataan ekonomi yang berdampak langsung kepada rakyat,” tutur Ketua Tim Reforma Agraria Nasional yang hadir secara daring Airlangga Hartarto.
Saat ini, pergerakan ekonomi Indonesia menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, perlahan-lahan menunjukkan hasil yang signifikan. Dalam beberapa bulan terakhir, Indonesia tergolong ke dalam upper middle income country. Hal itu ia nilai dapat menjadi landasan yang baik untuk mencapai target-target pembangunan.
“Pemerataan ekonomi ini merupakan tanggung jawab kita bersama, untuk itu mari kita bersama mendorong jalannya Reforma Agraria,” ujarnya.
Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit Karimun 2023 yang digelar selama tiga hari mulai 29-31 Agustus di Karimun, Kepulauan Riau memiliki beragam side event.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto pun turut mengikuti kemeriahan dari rangkaian kegiatan tersebut.
Bersamaan dengan kegiatan Penyerahan Sertipikat Tanah untuk Rakyat yang berlangsung di Coastal Area Kabupaten Karimun, Menteri ATR/Kepala BPN bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan pinjaman kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan bunga 0%. Bantuan tersebut diberikan kepada 1.061 pelaku UMKM dan diserahkan langsung kepada 10 orang perwakilan penerima.
Bantuan tersebut merupakan inisiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau yang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI). Tujuan utamanya ialah agar produk-produk UMKM lokal dari Kabupaten Karimun bisa semakin berkembang.
“Terima kasih kepada Pemprov dan BI yang telah berupaya memajukan UMKM,” kata Hadi Tjahjanto dalam sambutannya.
Sebagai bentuk perlindungan pemerintah daerah kepada para nelayan, Pemprov Kepulauan Riau juga memberikan sebanyak 34.418 BPJS Ketenagakerjaan yang dalam kesempatan itu diserahkan kepada 10 orang perwakilan.
Gubernur Kepulauan Riau mengungkapkan, hal ini bentuk upaya pemberian jaminan bagi masyarakat ketika terjadi kecelakan di laut.
“Ini akan kita anggarkan secara konsisten,” tutur Ansar Ahmad.▪︎(Pras/Mas)

