Urgensi Ritual Adat Ruwat Negeri
▪︎NUSANTARA MASUK TAHUN HURANG TUTUG (1)
▪︎POSMONEWS.COM,-
Waspadalah masuk bulan Juni hingga Juli 2023 mendatang disebut masa pancaroba Taun Sunda menuju tahun yang berbeda karakter. Yakni taun yang over confident dimana-mana berbicara target yang manis, tanpa sadar eksistensi Hyang Maha Kuasa, Tuhan YME – Allah SWT.
Demikian pandulum dan pandangan spiritual (batin), Kanjeng Pangeran Drs. H.D.S. Suryabinangun, KGAA.= bahDe/waGede (76 th) – M.A. Karahayuan Pangawitan Nagarasari Panjalu. * Abah Dede Suryabinangun, bahDe/waGede (76 th). Pupuhu _Karahayuan Pangawitan/ Adat_ di Jawa Barat.
Menurutnya, bulan Juli 2023 mendatang sudah masuk Taun HURANG TUTUG yang tepatnya sejak 26 Juni 2023. Bahwa tahun 2023 dipengaruhi taun cacing dan taun HURANG tutug dalam kalender Caka Sunda, dimana dua karakter ini yang mempengaruhi situasi kondisi yang bernuasa air dan pandangan optimisme yang terkadang berlebihan dan seolah bisa menyelesaikan sesuatu debgan sendirinya.
Ini yang harus diwaspadai adanya over confident dlm mengisi paruh tahun akhir 2023. Sehingga diperlukan kerjasama dan kekompakan diantara anak bangsa yg tentunya para pemimpinlah yang harus lebih memberikan keteladanan.
“Memang terjadi disana-sini pemeliharaan CANTOLAN untuk kepentingan sendiri-sendiri baik internal maupun eksternal.
Karena memang 2023 memerlukan ketajaman itu, memanfaatkan keterkaitan suasana bukan hanya di dalam negeri tapi juga pergaulan internasional,” tutur Abah Dede.
Namun demikian 2023 kekuatan spiritual lokal perlu diperhatikan sungguh-sungguh karena ini merupakan katup pengaman yang perlu dimaksimalkan dengan adanya pelonggaran prokes pasca Pandemi.
“Toh penyelenggaraan ritual adat itu perlu kumpul-kumpul barengan, Istilahnya klo *mau selamat ya selamatan* tentunya selamatan dlm arti luas.
Lebih dekat kepada MAHAKUASA Gusti Allah SWT, yang dalam pituduh/petunjuk adat adalah *CARINGCING ELING NGANCING* artinya tetap waspada kalau perlu ritual lakukanlah, senantiasa
dekat dengan MAHAKUASA dan jaga kesatuan persatuan membela KEPENTINGAN RAKYAT SEBAGAI PEMILIK TANAHAIR,” tegasnya (bersambung).*DANAR SP*

