Berita Utama

Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Lewati 44 Desa di Magelang

▪︎MAGELANG-POSMONEWS.COM,-
Proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, membebaskan
44 Desa di Kabupaten Magelang, terdampak proyek jalan tol tersebut. Salah satu daerah yang bakal dilintasi proyek jalan tol adalah Kabupaten Magelang.

Dilansir dari laman resmi website Pemerintah Kabupaten Magelang, Wakil Bupati Magelang, H.M. Zaenal Arifin, sangat mendukung dan juga apresiasi proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen.

“Dengan adanya jalan tol yang menyambungkan antara Jogja sampe Bawen itu kan nantinya akan meningkatkan pariwisata, namun di Kabupaten Magelang itu sektor unggulannya kan tidak hanya pariwisata, ada UMKM, dan juga ada pertanian. Oleh karena itu kami harapkan agar nanti yang keduanya itu harus mendapatkan perhatian juga,” ujar Wabup.

Wakil Bupati juga berpesan pada para utusan yang mewakili warga, dalam hal ini Kepala Desa, agar dapat memberi masukan atau membawa aspirasi masyarakat supaya nanti desa-desa yang dilewati rute tol ini bisa memanfaatkan dengan baik.

Sementara itu diketahui proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen di Kabupaten Magelang akan membentang sepanjang 77 KM.
Nantinya ada 8 Kecamatan di 44 Desa yang terdampak proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen.
Berikut rincian 44 desa terdampak tol Yogykarta-Bawen:

1. Kecamatan Secang

– Desa Candiretno
– Desa Pancuranmas
– Desa Madusari
– Desa Candisari
– Desa Donorojo
– Desa Karangkajen

2. Kecamatan Grabag

– Desa Kalikuto
– Desa Banyusari
– Desa Kartoharjo
– Desa Sidogede
– Desa Kalipucang
– Desa Losari

3. Kecamatan Muntilan

– Desa Sriwedari
– Desa Sukorini
– Desa Congkrang
– Desa Adikarto
– Desa Tanjung

4. Kecamatan Borobudur

– Desa Wanurejo
– Desa Borobudur

5. Kecamatan Candimulyo

– Desa Tampirkulon
– Desa Podosoko
– Desa Tempak
– Desa Sidomulyo
– Desa Mejing

6. Kecamatan Mungkid

– Desa Progowati
– Desa Mendut
– Desa Rambeanak
– Desa Paremono
– Desa Bumirejo
– Desa Ambartawang
– Desa Blondo
– Desa Senden

7. Kecamatan Tegalrejo

– Desa Tampingan
– Desa Banyuurip
– Desa Purwosari
– Desa Glagahombo
– Desa Purwodadi

8. Kecamatan Ngluwar

– Desa Bligo
– Desa Pakunden
– Desa Karang Talun
– Desa Ngluwar
– Desa Jamuskauman
– Desa Plosogede
– Desa Blongkeng

Sementara itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen ditargetkan rampung konstruksinya pada akhir tahun 2023 dan dapat tersambung seluruhnya pada akhir tahun 2024.

Dilansir dari Twitter resmi Kementerian PUPR @KemenPU, berikut rincian jalur Tol Yogyakarta-Bawen:

– Seksi 1 Sleman-Banyurejo 8,25 kilometer.
– Seksi 2 Banyurejo-Borobudur 15,26 kilometer.
– Seksi 3 Borobudur-Magelang 8,08 kilometer.
– Seksi 4 Magelang-Temanggung 16,26 kilometer.
– Seksi 5 Temanggung-Ambarawa 22,56 kilometer.
– Seksi 6 Ambarawa-Junction Bawen terkoneksi Tol Semarang-Solo 5,21 kilometer.

Sementara itu, pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen telah dimulai di Seksi 1. Hingga pekan pertama September 2022, progres pembebasan lahan seksi 1 mencapai 81 persen dan konstruksi 2,3 persen.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J. Dwi Winarsa, mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi pihak terkait untuk mengejar pembebasan lahan di sekitar Jawa Tengah.

Dwi menjelaskan, progres pembebasan lahan tersebut juga telah mengakomodir penambahan luas Right of Way (ROW) sebanyak 38 persen atau sekitar 18,8 hektar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY juga merekomendasikan agar lokasi bangunan pondasi atau kolom tidak berada di zona inti.

“Mengenai penambahan lingkup terkait zonasi Cagar Budaya Saluran Mataram, saat ini PT JJB terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk perubahan penlok ini, termasuk melakukan kegiatan sosialisasi rencana penambahan lahan di desa-desa,” jelas Dwi.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button