Berita Utama

Seminar Ekonomi Nasional GP Ansor Ancaman Resesi Global

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan bahwa
kita sedang menghadapi resesi ekonomi global dengan memperkuat sektor internal kita sendiri agar lebih bisa tahan menghadapi ancaman resesi di tingkat global, Minggu (22/1/2023).

Menurutnya kita banyak sekali potensi jika ada masalah ekonomi yang kita hadapi dan dalam posisi sedang naik, dan kita harus waspada terus masalah tersebut.

“Contohnya saya memilih tidak Ke Davos Switzerland dan bukan pengunungan Alpen di Eropa, tapi gak kalah indah dengan Malang semua hotel pada penuh berarti ekonomi sedang tumbuh. Yang kemarin ekonomi turun karena pandemi juga karena adanya perang di Ukraina itu sangat berdampak pada ekonomi global,” ungkap Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani menegaskan mengenai pupuk itu juga ada subsidinya, diberikan kepada petani ini hampir Rp 24 triliun untuk tahun ini.

Pemberian subsidi ini bertujuan untuk menekan laju inflasi pangan yang cukup tinggi di 2022. Lonjakan inflasi pangan ini disebabkan oleh sejumlah faktor antara lain dampak dari pandemi Covid-19, kenakan harga BBM subsidi, hingga dampak dari konflik Rusia dan Ukraina.

“Bayangkan harga CPO sempat baik akibat konflik Rusia yang turut mengakibatkan kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri,” jelas Menkeu.

Sri Mulyani berharap melalui pemberian pupuk bersubsidi ini akan menekan laju inflasi di sepanjang tahun 2023. Selain itu, pemberian pupuk subsidi juga akan meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan perkebunan untuk kemandirian pangan. Indonesia pada khususnya.

“APBN itu hadir melalui berbagai macam cara supaya ujungnya kita punya ketahan pangan. Kalau ketahan pangan (terjaga) maka harga pangan kita nggak ikut bergejolak sesuai harga pangan dunia,” ungkapnya.(Ahm/Yant)

Related Articles

Back to top button