Berita Utama

Menteri Basuki: Air Minum Masuk IKN 15 Juli 2024

▪︎JAKARTA – POSMONEWS.com,-
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan fasilitas air minum sudah bisa masuk IKN per tanggal 15 Juli 2024.

“Jadi 15 Juli ini rencananya air minum sudah bisa masuk ke IKN dan nanti tanggal 19 saya akan cek ke sana,” ungkap Menteri Basuki usai meresmikan Tol Cimanggis-Cibitung.

Bukan hanya itu, Menteri PUPR juga memastikan seluruh fasilitas untuk peringatan Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus sudah siap pada bulan Juli ini. Sebut saja Istana Presiden hingga Kantor Presiden. Lalu dia juga bilang 12 dari 47 tower yang akan ditempati oleh ASN sudah selesai lengkap dengan perabotannya.

“Tanggal 10 Agustus 2024 semua Paskibraka sudah move ke IKN. Makanya 10 Agustus saya hentikan semua pekerjaan yang membutuhkan mobilitas di luar. Saya bersihkan dulu kawasannya,” terangnya.

Menteri Basuki juga mengungkapkan pembangunan rumah dinas menteri juga ditargetkan akan rampung pada pembangunannya pada Juli 2024 ini.

“(Rumah dinas) nomor 7 Menteri PUPR, nomor 8 Menhub, nomor 9 Menkes, nomor 10 Menpan-RB kami akan berdekatan di sana,” katanya.

Terakhir Menteri Basuki bilang, instalasi listrik juga sudah siap. Hal ini berdasarkan laporan dari Menteri BUMN Erick Thohir.

“Kalau listrik Menteri BUMN sudah ngecek ke sana, sudah siap dengan aliran listriknya (termasuk untuk kantor Jokowi). Nanti tanggal 22 (Jokowi) ke Papua (memperingati) Hari Anak, setelah itu ngecek ke IKN. Insyaallah (siap),” sebut Menteri Basuki.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Juli 2024 ini. Lantas, apakah rencana ini jadi? Begini jawaban Jokowi.

“Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, pindah,” ujar Jokowi kepada wartawan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (8/7/2024) lalu.

▪︎Lelang Proyek Rusun TNI

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melelang proyek rumah susun (rusun) untuk TNI di IKN Nusantara.

Proyeknya berupa hunian vertikal 4 tower dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) dari paket pembangunan tersebut sebesar Rp 853,7 miliar.

Dikutip dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) PU, anggaran untuk pembangunan proyek rumah susun (rusun) itu bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) TA 2024-2025 Kementerian PUPR.

“Kegiatan pembangunan Hunian Vertikal 4 Tower TNI di IKN dengan sistem Multi Year Contract (MYC) TA 2024-2025 sebesar Rp 877.850.376.000,” bunyi uraian singkat dalam LPSE itu.

Sedangkan nilai HPS paket sebesar Rp 853.706.819.000. Adapun jenis kontrak yang akan dibuat adalah berdasarkan harga satuan.

Wilayah IKN sendiri direncanakan seluas sekitar 180 ribu hektare (ha), yang dibagi atas tiga kawasan yakni Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Kawasan Ibu Kota Nusantara (K-IKN), dan Kawasan perluasan IKN (KP-IKN).

Lokasi pekerjaan pembangunan rusun TNI itu berada di KIPP IKN. Saat ini telah dilaksanakan pembangunan hunian vertikal untuk akomodasi pemindahan ASN dan Hankam tahap I yang direncanakan sejumlah 60 ribu jiwa pada 2024.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian bagi personel TNI di kawasan IKN Nusantara. Pembangunan Hunian Vertikal 4 Tower TNI di IKN merupakan bentuk dukungan bagi personil TNI,” bunyi uraian singkat itu lebih lanjut.

Sedangkan lelang ini berada di bawah Kementerian PUPR, khususnya Satuan Kerja Penyediaan Perumahan IKN, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan II, Direktorat Jenderal Perumahan.

Lelang proyek ini sebenarnya sudah diumumkan sejak Mei 2024 silam. Kini proses yang berjalan adalah pengumuman pascakualifikasi sejak 9 Juli hingga 15 Juli 2024. Kemudian periode upload dokumen penawaran akan dilakukan pada 12-19 Juli 2024.

Apabila proses berjalan lancar, pengumuman pemenang tender akan dilangsungkan pada 26 Juli 2024 mendatang. Sementara penandatanganan kontrak dilakukan pada 2 Agustus 2024. Peserta tender yang tercatat sejak berita ini dibuat adalah sebanyak 25 peserta.▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button