Berita

5 Besar Nasional Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK

▪︎Catatan dari Peringatan Hakordia 2022 Pemkab. Lamongan

▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2022 secara virtual melalui kanal Zoom meeting yang diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Lamongan bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan, digelar di ruang Command Center Pemkab Lamongan Lantai 3, Jumat (9/12/2022)

Para pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan tak mau ketinggalan terlibat di acara puncak Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2022 yang mengusung tema “Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi.”

Di peringatan ini ada 38 Provinsi di Indonesia serempak bersatu lawan korupsi. Lamongan yang termasuk Kabupaten juga Ikuti acara secara virtual.

Korupsi dapat menyebabkan negara kehilangan potensi dari pendapatan dari beberapa sektor.

Kabupaten Lamongan masif melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan beragam cara yang gencar disosialisasikan.

Sehari sebelumnya, Pemkab Lamongan membekali menejemen antikorupsi di sektor pendidikan.

Ratusan kepala sekolah terlibat dalam acara tersebut yang diisi langsung oleh Kajari Lamongan, Dyah Ambarwati.

“Kemarin Lamongan membekali manajemen anti korupsi pada bidang pendidikan. Hakordia 2022 ini kita jadikan cambuk untuk lebih baik lagi dalam menangani korupsi. Prestasi kita, capaian 5 besar tingkat nasional Monitoring Center for Prevention (MCP) yang diinisiasi KPK,” kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri pembukaan Hakordia 2022, Jumat (9/12/2022).

Sedangkan acara kenegaraan dari Istana Negara, puncak peringatan Hakordia 2022 ini dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin. Dalam pidatonya beliau mengatakan salah satu cara pencegahan tindak korupsi ialah dengan adanya pendidikan berkualitas.

“Korupsi sangatlah merugikan, ada satu cara yang ampuh mencegah tindak korupsi yaitu pendidikan. Karena kualitas pendidikan akan menyadarkan profesionalitas kinerja yang benar,” kata Ma’ruf.

Lebih lanjut Ma’ruf Amin menegaskan, bahwa pemerintah butuh dukungan untuk mensukseskan program prioritas pembangunan agar tidak terhambat adanya kasus korupsi.

Bebas dari korupsi akan menjadikan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan sistem jaminan sosial, peningkatan sistem kesehatan nasional, revitalisasi pariwisata dan UMKM serta bidang lainnya, ” katanya.▪︎[DANAR/ARIFIN]

Related Articles

Back to top button