Puluhan Ribu Kader NU Padati Alun-alun Sidayu
▪︎GRESIK-POSMONEWS.COM,-
Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) diselenggarakan PWNU Jatim, benar-benar sukses.
Ribuan masyarakat dan santri tumpah ruah memadati Alun-alun Kanjeng Sepuh, Sidayu, Gresik.
Sebelum apara puncak Apel Akbar 1 Abad NU digelar, pada Rabu (9/11/2022) tadi malam, sebanyak 2500 warga NU Gresik mengikuti pawai obor mulai dari Dukun hingga Alun-alun Sidayu.
Serangkaian acara mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB dilaksanakan dengan antusias oleh warga Gresik, bahkan dari luar daerah. Seperti Lamongan, Malang, dan Surabaya.
Masyarakat rela menunggu dan berdesak-desakan demi menyaksikan 1000 pawai obor yang megah dengan jarak tempuh 10 km berjalan kaki.
Lebih dari perkiraan, pawai obor tersebut terdiri dari 500 peserta dari Dukun, 630 peserta dari Panceng, 810 peserta dari Pangkah, dan 500 peserta dari Sidayu. Jumlah tersebut adalah akumulasi yang terdata, kemudian dibagi menjadi 2 pos.
Pawai obor tersebut terdiri dari beberapa Elemen, yakni : Fatayat, Ansor, Banser, Ipnu, Ippnu, Denbanser (Banser perempuan).
▪︎Ribuan Kader ISHARI
Koordinator pawai obor, Solichul Fatoni, menjelaskan diakibatkan antusiasme yang tinggi jumlah peserta membludak. Jumlah 1000 dan 10 menjadi simbolik acara puncak Apel Akbar Kader.
“Jumlah 1000 obor sebagai lambang 1 abad berdirinya NU, sedang 10 km melambangkan perayaan 10 November hari pahlawan esok,” katanya, Rabu (9/11/22).
Serangkaian acara Apel Akbar 1 Abat NU diselenggarakan PWNU Jawa Timur, telah dimulai sejak pukul 20.00 WIB di Alun-alun Sidayu, Gresik, Rabu (9/11/2022) tadi malam.
Dalam rangka menyukseskan acara tersebut, sebanyak 1000 kader Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) diundang untuk meramaikan satu abad berdirinya NU.
Sedikitnya 1000 kader ISHARI tersebut diambil dari berbagai daerah di Kabupaten Gresik. Mulai selatan hingga utara, tanpa terkecuali. Bagai lautan kapas, kader ishari serempak mengisi Lapangan Alun-alun Sidayu sambil bersholawat mahallul qiyam.
Ketua ISHARI NU Kabupaten Gresik, KH Mausul Syafik, menerangkan ada beberapa kali perubahan terkait jumlah kader kemudian sebanyak 1000 kader ISHARI dikerahkan meski baru mendapat konfirmasi H-5 sebelum acara digelar.
“1000 anggota ISHARI sanggup kita kumpulkan dari berbagai daerah meski baru dikoalisikan sebagai salah satu pengisi acara H-5,” katanya.
Jumlah tersebut hanya untuk pengisi acara pada malam hari, belum ditambah dari kader ISHARI dari pulau Bawean Gresik pada saat Apel Akbar besok.
▪︎Apel Akbar 30000 Kader NU
Apel Akbar 30.000 Kader NU se-Jawa Timur dilaksanakan di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik besok, Kamis (10/11/2022).
Sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan panitia Apel Akbar 30.000 Kader NU se-Jawa Timur ini. Mulai dari sejumlah penampilan santri hingga pemberian ijazah.
Rombongan PCNU Bawean menempuh perjalanan sekitar 9 jam penyebrangan menuju Kabupaten Gresik. Rombongan ini terdiri dari 15 pengurus.
“Kami rombongan dari Bawean juga ikut serta dalam mensukseskan kegiatan apel Akbar yang digelar oleh PWNU Jawa Timur dalam menyongsong 1 abad NU,” ungkap Nurul Irfan, ketua rombongan dari PCNU Bawean.
Di antara kegiatan rombongan ini mengikuti ziarah Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. “Adapun kegiatan acara dimulai dengan Ziarah Auliya Gresik dan Muassis NU. Dari Giri sampai Mbah Faqih Maskumambang, 15.00 – 21.00. Dan di lanjut Pawai Obor, Dukun-Sidayu dan Ziarah Kanjeng Sepuh 21.00 – 23.00,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan Apel Akbar 30.000 Kader NU, ada sejumlah kegiatan. Mulai dari ziarah wali dan muassis NU, pawai obor, istighotsah, ijazah kubro dan puncak acara adalah Apel Akbar Kader NU yang puncaknya dilaksanakan tepat pada tanggal 10 November 2022 pagi.
Sejumlah kiai sepuh hadir, seperti Rais Syuriah PWNU Jatim KH M Anwar Manshur, Wakil Rais KH Agoes Ali Masyhuri, KH Abdul Matin Jawahir, dll. Tak ketinggalan, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan kiai-kiai sepuh di Gresik dan sekitarnya.
Panitia Peringatan 1 Abad NU PWNU Jatim, KH Abdus Salam Shohib, mengatakan dipilihnya Gresik sebagai tuan rumah kegiatan tak lepas dari sejumlah pertimbangan. Di antaranya, melewati survei yang dilakukan sebelumnya.
Menurut Kiai Salam, yang Pengasuh Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar ini, para ulama di Gresik tidak bisa dipisahkan begitu saja dengan sejarah panjang kelahiran NU.
Kegairahan Warga NU Gresik
Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, tak lepas dari dukungan penuh masyarakat dan warga NU di Gresik. Selain itu, juga dari Bupati Gresik, H Fandi Akhmad Yani yang selalu hadir dalam proses persiapan pelaksanaannya.▪︎[ZA/AHM]

