Berita Utama

Nama Jalan Tol Probowangi Diubah Menjadi Prosiwangi

▪︎SITUBONDO – POSMONEWS.com,-
Proyek pembangunan Jalan Tol
Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi), sudah memasyarakat. Namun, nama jalan bebas hambatan tersebut bakal diubah.

Lantas mengapa nama Jalan Tol Probowangi akan diubah? Penggantian nama Jalan Tol Probowangi akan diubah menjadi Prosiwangi.

Usulan perubahan nama ini diajukan Anggota DPR RI, Nasim Khan, karena punya alasan tersendiri. Menurut politisi PKB tersebut, alasan nama Jalan Tol Probowangi diganti karena untuk Kabupaten Situbondo.

Nasim menyebut, bahwa Jalan Tol Probowangi ruas terpanjangnya ada di Kabupaten Situbondo.
Itulah mengapa menurut Nasim, perlu juga untuk menyelipkan nama Kota Santri tersebut.

“Situbondo jadi wilayah terpanjang, jadi alasan perubahan nama tol,” kata Nasim yang dikutip dari sosial media resminya.

Saat sudah selesai nantinya, jalan tol tersebut akan menghubungkan tiga wilayah. Di antaranya, Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi.

Anggota legislatif asal Situbondo itu mengupayakan agar nama tol bebas hambatan tersebut diubah. Nasim menambahkan, progres pengubahan nama Jalan Tol Probowangi sudah masuk dalam tahapan akhir.

“Usulan ini sudah dalam proses finalisasi di Kementerian PUPR dan Jasa Marga,” pungkasnya.

Begitu juga usulan perubahan nama Jalan Tol Probowangi ini diajukan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Adapun tujuan dari perubahan nama Tol Probowangi adalah untuk mencerminkan fakta bahwa tol ini melintasi wilayah Situbondo, yang merupakan daerah dengan panjang jalan tol yang cukup signifikan.

Usulan perubahan nama dari Probowangi menjadi Prosiwangi (Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi) diharapkan dapat lebih menggambarkan kontribusi besar dari Situbondo dalam proyek tol ini.

Hal ini dikarenakan wilayah tersebut dilalui oleh 110 km jalan tol, lebih panjang dibandingkan dengan wilayah Probolinggo yang hanya sekitar 20 km dan Banyuwangi yang sekitar 34 km.

Dalam sebuah postingan di TikTok, Bupati Situbondo menjelaskan alasan mengapa perubahan nama ini penting.

Menurutnya, Situbondo memiliki kontribusi terbesar terhadap panjang tol yang dibangun, sehingga wajar jika nama tol tersebut mencantumkan kabupaten tersebut.

Hal tersebut agar tidak terkesan mengabaikan daerah yang sudah cukup lama mendukung pembangunan infrastruktur ini. Perubahan nama ini juga merupakan bentuk pengakuan terhadap Situbondo, yang sejauh ini belum mendapatkan perhatian yang setara dengan daerah lainnya, meskipun tol ini melintas di wilayah mereka dengan panjang yang signifikan.▪︎(FEND)

Related Articles

Back to top button