Berita

Sekolah Lansia Tangguh Kabupaten Malang Resmi Dibuka

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Sekolah Lansia Tangguh di Kabupaten Malang resmi dibuka. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jawa Timur, Arumi Bachsin, Rabu (16/3/2022) di Pendopo Panji Kepanjen.

Turut hadir Bupati Malang, Drs. HM Sanusi, MM, DPRD dan Ketua TP-PKK Kabupaten Malang, Anis Zaida, dalam acara pembukaan yang digelar di Pendopo Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu.

Sekolah Lansia Tangguh sendiri merupakan pendidikan non-formal bagi masyarakat lanjut usia agar mereka tetap aktif dan produktif. Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para lansia, sebagai penghormatan dan penghargaan bagi para lanjut usia untuk itu diberikannya hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, diantaranya pendidikan dan pelatihan.

Program sekolah lanjut usia (Lansia) tangguh di harapkan para Lansia Kabupaten Malang ilmu, informasi permainan edukatif, pelatihan, kesehatan, keagamaan sosial budaya juga kewirausahaan yang sehat mandiri dan sejahtera dalam menuju Malang Makmur.

Arumi, dalam sambutannya, menceritakan sebuah kisah inspiratif pendiri restoran fast food ternama yang menjual ayam goreng khas, makanan khas Malang.

“Restoran itu didirikan oleh seorang laki-laki yang berusia 65 tahun. Dari sekian lama hidupnya, ia baru berhasil di usia 65 tahun. Jadi jangan pernah meremehkan usia karena ternyata banyak kesempatan terjadi di usia lansia,” tutur Arumi.

Arumi Bachsin saat menghadiri pembukaan Sekolah Lansia Tangguh.
Bupati Malang, Sanusi dan Ketua TP-PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin saat menghadiri pembukaan Sekolah Lansia Tangguh.

Untuk itu, generasi lansia wajib dijaga agar bisa meningkatkan kemampuan fisik, mental, spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilannya supaya mereka bisa berdaya guna sesuai dengan kemampuannya.

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak itu menambahkan bahwa lansia yang aktif dan pintar akan mengurangi kemiskinan. Salah satu faktornya adalah berkurangnya biaya untuk berobat, berinovasi sendiri dengan pengalamannya selama ini.

“Kalau sudah sakit, bukan hanya sakit di badan saja yang dirasakan, tetapi juga biayanya yang mahal,” katanya. Dengan sekolah lansia tangguh di kabupaten Malang para lansia dapat mencapai successful ageing yaitu lansia yang secara fisik dan psikis serta aktif dalam kegiatan produktif. Hidup adalah proses belajar yang tidak mengenal batasan umur dan tidak mengenal kata tua,” tambah Arumi Bachsin Emil Dardak SE.

Berdasarkan pendataan penduduk di tahun 2021, jumlah lansia di Kabupaten Malang mencapai 491.996 jiwa atau 19,18 persen dari total penduduk. 100 orang di antaranya akan mengikuti Sekolah Lansia Tangguh yang akan diselenggarakan mulai 22 Maret hingga 4 Oktober 2022.

100 orang lansia ini terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu Sekolah Lansia Tangguh Dewi Kunti 3 di Kecamatan Singosari, Sekolah Lansia Tangguh Anggrek di Kecamatan Dau, dan Sekolah Lansia Tangguh Kromoleo 1 di Kecamatan Sumberpucung.
**(ade/mas/pri)

Related Articles

Back to top button