Berita Utama

Skenario Pemerintah Capai Netralitas Karbon

JAKARTA-POSMONEWS.COM,-
Pemerintah melalui Bappenas telah mengintegrasikan upaya penanggulangan perubahan iklim melalui Pembangunan Rendah Karbon ke dalam RPJMN 2020-2024.

Bappenas juga telah menyusun tiga skenario pencapaian NZE, yaitu tahun 2045, 2050 dan 2060. Masing-masing skenario memiliki konsekuensi kebijakan dan kebutuhan investasi yang berbeda.

Penyusunan skenario kebijakan dilakukan melalui proses Holistik, Integratif, Tematik dan Spasial (HITS), untuk memastikan kebijakan yang ditetapkan dapat bersifat komprehensif dan saling terintegrasi satu sama lain.

Hasil analisis menunjukkan berbagai kebijakan Pembangunan Rendah Karbon menuju Net Zero Emissions dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi jangka panjang, sehingga Indonesia lepas dari jebakan Middle Income Trap sebelum tahun 2045, menciptakan lapangan pekerjaan dan investasi hijau di masa mendatang.

Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim adalah platform Nasional untuk mencapai target SDGs, yang menempatkan Goal 13 (perubahan iklim) sebagai sentral, didukung oleh berbagai Goal lain yang tersebar di 3 dari 4 pilar SDGs: Pilar Sosial, Pilar Ekonomi, dan Pilar Lingkungan. Dan juga untuk merespons sebagai implementasi dari Artikel 3.4 UNFCCC yang mengamanatkan bahwa berbagai tindakan atau upaya penanganan perubahan iklim harus sesuai dengan kondisi dari setiap negara dan diintegrasikan ke dalam program pembangunan nasional.

Proses perumusan kebijakan pembangunan rendah karbon adalah dengan melihat dampak kebijakan terhadap aktivitas sektoral dan kapasitas lingkungan, lalu dampak-dampak tersebut digunakan sebagai umpan balik (feedback) dalam penyempurnaan kebijakan.

Kualitas kebijakan akan dinilai dari perbandingan trade-off hasil proyeksi indikator-indikator kunci, seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, target sektoral dengan indikator-indikator lingkungan seperti emisi GRK, dan intensitas emisi GRK.
**(za/alams)

Related Articles

Back to top button