Aliansi Madura Satu (ALAMAS) Surati Presiden Jokowi

MADURA-POSMONEWS,-
Kelompok masyarakat Madura, yang tergabung dalam Aliansi Madura Satu (ALAMAS), menyurati Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Selain Presiden Jokowi, surat tersebut juga ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawangsa.
Surut itu berkaitan dengan usulan dari sebagian orang atau kelompok orang untuk mengusulkan diadakannya pembangunan TOL TRANS MADURA.
Aliansi Madura Satu (ALMAS), memberikan masukan realistis untuk digunakan sebagai pertimbangan pihak terkait supaya usulan tersebut TIDAK DILAKSANAKAN, dikarenakan berikut isi surat antara lain:
Kepada Yth.
• Bpk. Presiden Republik Indonesia
• Ibu Gubernur Jawa Timur
Sehubungan dengan usulan dari sebagian orang / kelompok orang untuk mengusulkan diadakannya pembangunan TOL TRANS MADURA dengan ini kami, Aliansi Madura Satu (ALMAS) dengan ini kami memberikan masukan realistis untuk digunakan sebagai pertimbangan pihak terkait supaya usulan tersebut TIDAK DILAKSANAKAN, dikarenakan antara lain:
1. Terjadinya akuisisi lahan-lahan produktif pertanian dan perkebunan. Baik itu lahan milik perorangan masyarakat atau milik korporasi (perusahaan). Jika yang terkena adalah lahan produktif pertanian (sawah) tentu akan berdampak pada produksi tanaman setempat.
2. Akan memunculkan spekulan dan mafia tanah selain tidak berdampak apa pun kepada masyarakat luas juga akan menambah persoalan baru di Madura yang sudah aman tentram.
3. Akan memunculkan sentra-sentra usaha dan bisnis baru dimana pemilik dan pelakunya bukan berasal dari Madura, akan menyebabkan program ini jauh panggang dari api ketika berbicara dan berharap penguatan ekonomi keummatan.
4. Yang lebih memilukan lagi akan terjadi mati surinya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah jalur utama secara perlahan, Ini tentu akan membuat para pelaku UMKM dan pengusaha logistik menjerit.
Kejadian perubahan jalur pasca beroperasinya “TOL JEMBATAN SURAMADU” yang telah membuat jalur sepanjang Kamal – Bangkalan menjadi jalur mati, tentunya kita tidak akan mengulang kisah sedih ini.
5. Terkait dengan pemberlakuan tarif tol trans Madura hanya akan dinikmati oleh kalangan mampu, dan tidak akan berdampak kepada para pengusaha logistik (angkutan barang) dan masyarakat umum, tentu mereka akan kembali menggunakan jalan nasional / jalur utama dikarenakan tarif tol yang mahal.
Untuk itu kami juga mengusulkan solusi perbaikan jalur transportasi untuk lebih baiknya adalah dengan :
1. Pelebaran Jalan dan;
2. Perbaikan kualitas jalan
Karena faktanya jalur kemacetan itu hanya ada pada 2 titik ini saja :
1. Pasar Tanah Merah dan;
2. Pasar Blega
Bila kedua titik yang menjadi pusat kemacetan ini bisa dicarikan solusi, maka pastilah masalah ini akan segera terurai.
Kami Yang Mengusulkan :
1. Arifin Hamid
2. Islah Bahrawi
3. Mahrus Ali Syafii
4. Drs. KH. Abdul Jalil Talha
5. H. Subhan
6. H. Ghufron Muhlis
7. KH. Ahmad Ali Ridho
8. H. Asmawi Munilam
9. Ahmad Arizal
**(ali)



