Kapolda Tinjau Serbuan Vaksinasi di SMAN 2 Surabaya

SURABAYA-POSMONEWS,-
Serbuan Vaksinasi terus dikebut oleh Forkopimda Jawa Timur. Sabtu (14/8) giliran SMAN 2 Surabaya menjadi sasarannya. Sedikitnya 1000 Dosis ditargetkan dalam pelaksanaan Vaksinasi berbasis pelajar ini.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, serta Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, hadir.
Vaksinasi kepada para pelajar SMAN 2 Surabaya merupakan Tahap Kedua dengan capaian target 1000 Dosis. Kegiatan ini didukung tenaga kesehatan gabungan baik dari TNI, Polri, Dinkes serta relawan dengan jumlah 48 personel.
“Dengan rincian Rumah Sakit Bhayangkara 25 Personil, Bid Dokkes Polda Jatim 5 Personil, Dinkes Kota Surabaya 8 personil dan Relawan 10 personil serta bantuan personil dari Kodam V/ Brawijaya,” ujar Khofifah.
Khofifah memberikan motivasi kepada para pelajar SMAN 2 Surabaya, untu bisa menjadi orang yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.
“Jadi untuk anak-anakku semua yang miliki cita-cita menjadi TNI, bercita-citalah menjadi Jendral. Bersama kita ketahui disini ada dua Jendral, Bapak Pangdam V/Brawijaya, dan Bapak Pak Kasko Armada dua,” terang Khofifah.
Kemudian lanjut Khofifah, yang bercita-cita menjadi polisi bersama kita di sini ada Pak Kapolda Jatim Bapak Irjen Pol Nico Afinta, dan juga Bapak Kabinda Jawa Timur ini juga berbintang,” ucap Khofifah.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta yang juga alumni SMAN 2 Surabaya Tahun 1989, mengatakan dirinya bangga pernah sekolah di SMAN 2.
Nico juga memberikan motivasi kepada pelajar SMAN 2, untuk selalu ingat dengan 3 hal, yang disingkat dengan kata MANTAP yang berarti Iman, Kemauan dan Pengetahuan.
“Saya ingin menyampaikan tiga hal. Pertama bekal untuk maju kita. Bekal pertama adalah Iman. Apapun kita sebagai manusia harus mempunyai iman yang kuat. Karena itu kunci dari kemampuan kita, kunci dari perjalanan seorang manusia dalam keimanannya,” ajaknya.
Nico berharap agar semua pelajar di Jawa Timur khususnya SMAN 2, memiliki pengetahuan dan pekerjaan. Sehingga nanti bisa berguna bagi masyarakat sendirinya.
“Saya yakin lulusan SMAN 2 pasti menjadi orang-orang yang berguna. Sekali lagi semangat adik-adik, gantungkan cita-cita, kita naik gunung butuh perjuangan. Kita melihat puncak gunung apakah kita bisa yakin sampai ke sana, Sampai kegunung tergantung tadi, MANTAP iman, kemauan, dan pengetahuan,” harap Nico.** (hayan chandra)

