Berita Utama

Kelurahan di Surabaya Wajib Punya RS Isoman

• Walikota Eri, Memastikan Ruang Isoman Siap Digunakan

Seluruh kelurahan di Surabaya menyiapkan ruang perawatan isolasi mandiri di wilayahnya. Sebab, Pemerintah Kota Surabaya memerintahkan untuk membuka ruang perawatan isolasi mandiri baru di tiap kelurahan. Ruang-ruang itu disiapkan sesuai dengan jumlah warga yang dinyatakan positif Covid-19.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan ruangan isolasi mandiri itu siap digunakan mulai Jumat (23/7/21).

”Hari Jumat (23/7) besok di semua kelurahan ada. Siap digunakan. Jumlahnya sesuai sama warga yang positif di daerah itu,” ujar Eri.

Dia mencontohkan, bila ada ratusan warga yang dinyatakan positif Covid-19, kelurahan wajib menyiapkan sesuai dengan jumlah itu.

Sejak Kamis (22/7), di Kelurahan Keputih, SD Yapita digunakan sebagai tempat isolasi mandiri. Di SD yang berada tak jauh dari TPU Keputih itu, pihak Kelurahan Keputih menyiapkan 9 ruang kelas.

”Ukuran masing-masing kelas adalah 6 x 5 meter. Jumlah kamar mandi ada 10. Ini gedung baru, jadi langsung tersedia air dan listrik,” ujar Lurah Keputih Itaqwati Oetomo.

Dia menjelaskan, saat ini, terdapat 40 orang yang sedang menjalankan isolasi mandiri. Untuk itu, pihaknya mengaku sedang gerak cepat menyiapkan SD Yapita sebagai tempat isolasi.

”Saat ini sedang melakukan pengosongan bangku, lalu menunggu kiriman bed,” kata Itaqwati Oetomo.

Hal yang sama dilakukan Kelurahan Kedung Cowek. Di wilayah itu, pihak kelurahan menyiapkan SDN Kedung Cowek 1, 2, dan 3, untuk tempat isolasi mandiri.

”Tempatnya sudah siap. Cuma ada beberapa perbaikan yang nggak begitu urgent. Di ruang kelasnya tinggal dipasang spring bed,” tutur Putut, lurah Kedung Cowek.

Di SD Jalan Kedung Cowek Sekolahan No 1 itu, pihaknya menyiapkan 8 ruangan. Putut mengaku angka itu disesuaikan dengan jumlah warga yang sedang Isoman.

”Saat ini ada 3 warga yang isoman. Kalau bangunan sudah siap dan sudah ada arahan, kami langsung pindahkan,” jelas Putut.

Sementara di Kecamatan Semampir, seluruh lurah sedang mengusulkan gedung. Camat Semampir, Siti Hindun Robba menjelaskan, terdapat 6 sekolah yang dipilih. Di Kelurahan Ujung menurut dia, sebanyak 18 ruangan di SDN 9 Ujung disiapkan. Sementara di Kelurahan Sidotopo, terdapat 3 SD yang diusulkan.

”SDN Sidotopo 1, 2, dan 3. Ada 6 ruangan. Di kelurahan Pegirian, kami menyiapkan 4 ruangan di SDN Pegirian II. Terakhir, di Kelurahan Wonokusumo, kami siapkan 20 ruangan,” papar Siti Hindun.

Sebanyak 48 ruangan itu masih diusulkan. Sebab saat ini, tidak ada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di wilayahnya. ”Sehingga ini masih persiapan,” tutur Siti Hindun.**(jp/ris)

Related Articles

Back to top button