Dinkes Jatim Targetkan 70 Persen Warga Divaksin Covid-19

Vaksinasi gelombang kedua akan diterima masyarakat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menargetkan 70 persen penduduk menerima vaksinasi Covid-19. Harapannya, tercipta kekebalan di seluruh kelompok masyarakat.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Herlin Ferliana, angka 70 persen tersebut sudah cukup untuk membentuk kekebalan kelompok di tengah masyarakat.
”Kalau banyak, vaksinasi ini sebetulnya akan memberikan manfaat. Jadi, dari total penduduk itu harus bisa 70 persen agar kekebalan kelompok segera muncul,” papar Herlin pada Jumat (12/2).
Seperti dilansir Jawapos.com menyebutkan bahwa jumlah minimal 70 persen penduduk itu, lanjut Herlin, dibagi menjadi beberapa kelompok masyarakat. Yakni tenaga kesehatan, profesi pelayanan masyarakat, serta warga biasa.
”TNI, Polri, guru, petugas PDAM, media, ojek online, yang banyak melayani umum akan masuk kelompok ketiga. Sekarang dalam proses pendataan, insya Allah akan dilaksanakan vaksinasi pada minggu ketiga Februari,” urai Herlin.
Pembagian kelompok tersebut didasarkan pada tingkatan risiko tertularnya Covid-19. Sebab jumlah vaksin Covid-19 Sinovac yang diterima Pemprov Jatim dikirikan pemerintah pusat secara bertahap.
”Bukan berarti seseorang dilebihkan dari yang lain, makanya dihitungnya bedarsar risiko. Sehingga kita akan ngebut sekali,” tutur Herlin.
Sebelumnya, berdasar data yang dihimpun Dinkes Jatim, total ada 230.293 orang tenaga kesehatan, yang seharusnya menerima vaksin Covid-19 Sinovac.
”Masih ada sasaran yang kurang vaksinnya. Jadi vaksin turun 371.720 vial untuk 185.860 orang. Sasarannya 230.293. Kurangnya adalah 104.252 vial. Untuk suntikan dua kali,” ujar Herlin.
Untuk memenuhi kekurangan tersebut, Dinkes Jatim bakal meminta kembali vaksin kepada pemerintah pusat. Sebanyak, 104.252 dosis vaksin akan dialokasikan untuk sekitar 50 ribuan tenaga kesehatan.
(ris)

