Berita Utama

Selamat Karena Amalan Habib Abu Bakar

• Pandulum Religi dan Spiritual Nusantara 2021 (2)

Sepekan lagi kita akan meninggalkan tahun 2020 dan masuki tahun baru 2021. Bagaimana terawangan dari sudut spiritual dan aspek religi terkait kondisi Nusantara di tahun 2021 nanti.

Menurut Gus Farrel, yang juga merupakan putra Kyai. M. Muzakkin Abi Zakky) , pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba “Dzikrussyifa’ Asma’ Brojomusti” yang berada di Kampung Sekanor, Desa Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur ini, memberi terawangan batinnya.

“Di tahun 2021 nanti pandemi penyakit corona atau Covid 19 masih belum habis, masih ada saja orang yang terkena corona walaupun sudah di vaksin oleh pemerintah, tapi Insyaallah korbanya akan berkurang, kita harus tetap semangat dan optimis selalu mendukung pemerintah, dengan tetap mengikuti aturan pemerintah, selalu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan tidak mengadakan perkumpulan massa,” tuturnya, saat ditemui awak media di rumahnya, Senin (21/12) lalu.

Tidak hanya itu saja, kata pria ganteng yang mempunyai nama lengkap Ahnaf Farrel Al-Muzakky ini menambahkan.

“Sekedar diketahui dan tidak usah khawatir, tahun 2021 nanti, masih ada gunung meletus, banjir melanda, tabrakan kendaraan, kapal tenggelam, tindakan kriminal, perceraian meningkat, akibat dari faktor ekonomi, dan rendahnya kesadaran dalam beragama,”

Menyikapi prahara di Nusantara utamanya gejolak alam dan sosial itu Gus Farrel meyakinkan agar umat tetap eling lan waspada. Sembari memberikan resep yang sangat jitu, di antaranya, jika ingin terhindar dari musibah seperti di atas, maka setiap orang harus memerbanyak dzikir kepada Allah Swt, yakni dengan membaca ayat kursi 50x, sholawat Nariyah 50x, sholawat Munjiyat 50x, Laqod jaakum 7x, dan jangan sampai Meninggalkan sholat 5 waktu sebagai kunci pokok dalam menjalankan syariat Islam.

“Nah apabila itu diamalkan Insyaallah akan terhindar dari musibah yang mengintai setiap saat, tidak hanya itu saja manfaatnya Insyaallah hidupnya akan bertambah barokah. Perlu diketahui bahwa amalan ini ijazah dari Habib Abu Bakar, di ijazahkan ke KH. Muhammad Hisyam Langitan (Mbah Hisyam), lalu diijazahkan kepada Abah saya Kyai. Muzakkin (Gus Zakky), dan selanjutnya kemudian diijazahkan kepada saya,” tegasnya.

Gus Farrel keturunan dari Joko Tingkir dari jalur ayahnya ini membeberkan.

“Musibah itu sudah menjadi takdir dan ketetapan dari Allah Swt, tapi bila manusia mau berikhtiar, yaitu selalu memohon kepada Allah, berdo’a siang dan malam, taat pada perintah-Nya, dan meninggalkan segala larangan-Nya, Insyaallah akan terhindar dari musibah,” ungkapnya.

Dalam terawangan dunia spiritual, terhadap wabah pagebluk Corona menurut Gus Farrel sudah ia ketahui debganvwawasan batinnya. Karenanya ia pun bercerita dengan sebuah kisah.

“Waktu pertama Corona muncul, saya pernah diberitahu oleh Abah saya, beliau bercerita begini, Semua makhluk yang diciptakan oleh Allah di dunia ini ada Wali khusus yang diutus untuk menjaganya, mulai dari gunung, pohon, hewan, laut, tumbuh-tumbuhan, termasuk penyakit korona ini juga ada Waliyullah yang menjaganya nak, jadi kamu harus husnudhon saja kepada Allah swt, sebab kita tidak ada yang tau apa rencana Allah yang sesungguhnya menurunkan penyakit Corona ini, semuanya itu nanti pasti ada hikmahnya, hanya saja kita belum mengetahuinya apa hikmah dibalik itu semua, demikian cerita dari Abah yang saya kutip, waktu awal kemunculanya korona itu,” pungkas Gus Farrel (bersambung)
(DANAR SP)

Related Articles

Back to top button