Pangdam V : Lamongan Contoh Lumbung Pangan Nasional

260 dibaca

LAMONGAN-POSMONEWS.COM
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah menghadiri panen raya di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kamis (6/8) kemaren memuji keberhasilan produktivitas padi di kota soto ini. Disebut sebagai contoh dalam hal ketahanan pangan nasional karena Jawa Timur juga merupakan salah satu lumbung pangan terbesar yang mampu melayani 14 provinsi di Indonesia.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Irwansyah, didampingi Bupati Lamongan H. Fadli. MM , Dandim 0812 Lamongan Letkol Sidik Wiyono dan rombongan menghadiri panen raya di desa Karang tinggil kecamatan Pucuk Lamongan, menyebut bahwa pandemi Covid-19 tidak akan menggoyahkan ketahanan pangan di Jawa Timur. Khususnya di Lamongan, ia merasa bangga meski di masa pandemi Cobid-19 para petani di Lamongan masih bisa panen raya di musim kemarau.

” Ini bagus sekali, tadi ada yang bisa 8 ton perhektar. Ini akan menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan kita,” ujarnya.

Selain itu, menurut Widodo pihaknya sudah berkoordinasi serta melakukan MoU dengan kehutanan agar sebagian lahan hutan yang ada di Jatim dapat dimanfaatkan petani dengan pola tumpang sari.

“Termasuk diantaranya Kabupaten Lamongan, Bojonegoro, tumpang Sari dengan jagung sudah dilakukan. Tapi ada beberapa daerah yang tidak sama dengan Bojonegoro dan Lamongan, masih ada wilayah yang punya spesifikasi seperti Madiun dan Ponorogo. Mungkin di Lamongan air hujannya cukup, sementara Madiun dan Ponorogo berbeda,” ucap Pangdam.

Kesuksesan bidang pertanian di Lamongan tak lepas dari campur tangan Bupati Fadeli, yang menurutnya begitu inovatif dalam mendorong kemajuan pertanian.

” Ini bukan Bupati kaleng kaleng, tapi Bupati sawah,” ujar Widodo sambil melirik Bupati Lamongan.

Sementara Fadeli menyampaikan sampai dengan awal Agustus, luas tanam padi sudah mencapai 98.407 hektare.

Sedangkan di kecamatan Pucuk, luas tangannya mencapai 6.304 hektare, dari luas tersebut yang sudah dipanen 4.752 hektare.

” Ini luar biasa, produktivitas disini mencapai 7,5 ton perhektar di atas angka Lamongan,” ujar Fadeli dengan bangganya.

Ini merupakan kunjungan kedua Pangdam di Lamongan, yang pertama Oktober 2017. Sebelum meninggalkan Lamongan, Widodo menyerahkan bantuan sembako, 100 masker dan paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk masyarakat desa Karang tinggil. (DANAR)