Mendagri Pimpin Gerakan 26 Juta Masker di Malang

259 dibaca

Gerakan 26 juta masker di Kabupaten Malang, dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. H. Muhammad Tito Karnavian Phd. Gerakan menggunakan masker 26 juta sasar ibu-ibu. Mentri Dalam Negeri Tito Karnivian dan Ibu Tim Pusat Tri Tito Karnivian di Pendopo Kabupaten Malang, Jumat (7/8/20).

Kedatangan mantan Kapolri tersebut, selain memastikan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Malang, juga akan memimpin gerakan 26 juta masker pencegahan Covid-19.

Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, ke Malang, Jawa Timur, untuk meluncurkan gerakan 26 juta masker untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, Jumat (7/8/20).

Ibu Tri tak sendiri ketika hadir di Kota Apel itu. Dia didampingi suaminya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Acara ini merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. “Semoga acara sukses dan masyarakat bisa lebih semangat dan bersatu untuk bersama menekan penyebaran Covid-19 dengan memakai masker tentunya dengan pemakaian masker yang benar,” katanya.

Dia menegaskan, 26 juta masker ini menjadi gerakan terbesar yang pernah dilakukan.”Masker yang terkumpul merupakan hasil dukungan dari berbagai pihak dengan semangat melawan Covid-19 di Provinsi Jawa Timur,” jelas Ibu Tri.

Selain Mendagri, turut hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Emil Dardak, Bupati Malang, H. M. Sanusi, Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh bupati dan wali kota lainnya di  Jawa Timur melalui video coference.

Menurut Bupati Malang H. M. Sanusi, Mendagri melaunching gerakan 26 juta masker di Kabupaten Malang. “Kita didukung pihak swasta sudah siap untuk kegiatan Mendagri di Kabupaten Malang,” katanya.

Gerakan 26 juta masker, lanjut H. M. Sanusi dinilai sangat tepat lantaran saat ini penggunaaan masker menjadi salah satu solusi tepat mencegah penyebaran Covid-19, selain cuci tangan dan physical distancing.”Kita berharap dengan gerakan 26 juta masker tersebut nantinya menjadi puncak kesadaran masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19, terutama penggunaan masker agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” tandas bupati.
(ahmad/agus/jono)