Sapuhi Jatim Lakukan Persiapan Umrah

157 dibaca

SURABAYA-POSMONEWS.COM
Keberangkatan umrah yang rencana akan dimulai pada September 2020 akan mendapat perhatian dan pengawasan khusus dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Kabid PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) Nurul Huda mengatakan, bahwa bila umrah benar-benar dibuka pada bulan September, Kemenag akan melakukan pengawasan dan perhatian khusus kepada jemaah dan travel.

“Kemenag adalah mitra biro perjalanan umrah dan haji (travel). Oleh karena itu, kami siap hadir untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan,” ujar Nurul Huda saat menerima pengurus Sapuhi (Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia) Jatim pada Selasa (14/7/2020) di kantornya.

Pemerintah berharap para pemilik travel untuk tetap semangat dan bersabar dengan adanya wabah pandemi ini. “Kami bisa merasakan kondisi sulit ini, semoga teman-teman pemilik travel tetap bersabar dan melakukan persiapan bila sewaktu-waktu umrah dibuka,” kata pria asal Pacitan ini.

Jemaah umrah di Jawa Timur ini cukup besar dan butuh travel yang amanah dan profesional dalam melayani jemaah. “Kami senang semangat Sapuhi yang terus menyemangati dan membina anggotanya dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, A. Bajuri, sekretaris Sapuhi Jatim mengatakan bahwa banyak travel anggota Sapuhi yang sudah mulai persiapan untuk menerima pendaftaran umrah. “Semoga September atau Oktober sudah dibuka,” ujar Direktur Utama PT Bakkah Travel.

Ketua Sapuhi Jatim Andono Putro membenarkan pernyataan Bajuri. “Ya, kami hanya tinggal menunggu kepastian dari Arab Saudi. Untuk persiapan umrah tahun ini, kami juga sudah mulai melakukan booking tiket umrah,” ujar Dirut PT Almadinah.

Wakil Ketua Sapuhi Heri Wibowo yang juga turut hadir dalam pertemuan itu menyatakan akan memprioritaskan memberangkatkan jemaah yang tertunda. “Banyak jemaah kami yang tertunda keberangkatan umrah sejak ditutup 27 Februari 2020,” tukas Direktur Utama PT Arofah Mina. (bjr)