Satu Meninggal, Pasar Wage Tetap Ramai

420 dibaca

GRESIK. POSMONEWS.COM.
Inilah Pasar Wage. Selama masa pandemi Covid 19 tetap buka dan selalu ramai dikunjungi pembeli.

Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Gresik sibuk menghambat penularan Covid 19. Tapi, Pasar Wage di Kecamatan Dukun, Gresik, Jatim, menjadi satu dari sekian fakta bahwa pusat kerumunan yang berpotensi menjadi media penularan Covid 19 tetap ada.

Seperti yang terjadi pada Minggu (12/7/2020) Pasar Wage yang terletak diantara tiga Desa Kalirejo, Dukunanyar dan Sembuanyar, Kec. Dukun, Gresik menjadi pertemuan ribuan pedagang dan pembeli dari dua kabupaten, Gresik dan Lamongan.

Satu warga Desa Dukunanyar positif Covid 19 dan meninggal dunia. Juga warga lain desa pada kecamatan yang sama juga meninggal dunia. Tapi Pasar Wage tetap ramai. Sebagian besar pedagang dan pembeli sudah menggunakan masker. Tapi tidak sedikit yang melanggar protokol yang diatur pemerintah. Pelanggaran terbesar justru pada social distancing. Masyarakat tidak peduli dan tidak ada penertiban.

Sikap apatis lainnya, cuci tangan menggunakan sabun. Pelanggaran akut yang terus terjadi dilakukan pedagang adalah menggelar barang dagangan di badan jalan. Fasilitas umum untuk kelancaran jalan pengunjung pasar dengan leluasa digunakan menggelar barang dagangan. Sehingga kondisi pasar berjubel dan semrawut.

Tidak ada upaya pengaturan protokol social distancing. Atas kondisi tersebut warga desa hanya bisa membicarakan soal upaya serius pemerintah melindungi warga yang sehat supaya tidak tertular Covid 19. “Sebenarnya warga juga takut. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar warga setempat.(fail)