Stok Bapok Hasil Peternakan Aman

209 dibaca

Setelah melakukan pemantauan harga di ritel maupun pasar. Terkait, harga kebutuhan bahan pokok (bapok) hasil ternak di beberapa daerah di Jatim. Di antaranya di Kota Surabaya, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kota Malang, Kab. Sumenep, Kab. Jember, dan Kab. Banyuwangi. Serta wilayah Jatim lainnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bahwa stok kebutuhan bahan pokok hasil peternakan yang terdiri dari daging sapi, daging ayam, serta telur ayam ras dalam ketersediaan aman hingga akhir tahun.
Tidak hanya aman, harganya pun dipastikan stabil. Untuk itu, berbagai kesiapan telah dilakukan oleh Pemprov Jatim. Salah satunya dengan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan dinas di lingkup kabupaten/kota se Jatim. Hingga melaksanakan bazar hasil peternakan.
“Jelang peringatan natal dan tahun baru ini, kami harap seluruh masyarakat Jawa Timur tidak perlu khawatir karena stok bapok hasil peternakan di Jatim aman, dan harganya juga relatif stabil,” ungkap Khofifah, saat ditemui di Surabaya , Rabu (17/12).
Menurutnya, ketersediaan daging sapi mencapai 10.165 ton sedangkan kebutuhan hanya 9.131 ton, sehingga sampai akhir Desember masih surplus 1.034 ton. Untuk daging ayam ketersediaan 43.855 ton dan kebutuhan 32.729 ton. Sehingga stok sampai akhir Desember masih surplus 11.156 ton.
Demikian pula untuk telur, ketersediaan mencapai 64.394 ton, kebutuhan 49.388 ton, sehingga stok sampai akhir Desember masih surplus 15.006 ton. Khofifah mengatakan, hasil itu berdasarkan laporan realisasi produksi dari Dinas Peternakan Prov. Jatim.
“Dengan data tersebut kami yakin sampai akhir Desember 2019 stok bapok hasil peternakan Jatim sangat aman bahkan surplus. Karenanya, surplus ini merupakan potensi yang bisa dikelola lebih lanjut untuk menambah nilai jualnya ataupun untuk mensuplai berbagai daerah di Indonesia,” terang mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Mentri Sosial ini.
Tidak hanya itu, berdasarkan pemantauan di ritel, pasar tradisional dan Rumah Potong Hewan (RPH) yang dilakukan sejak tanggal 11 sampai 13 Desember, diketahui harga daging sapi antara Rp. 109.000 hingga Rp. 124.000. Sedangkan daging ayam di harga Rp. 32.500 hingga Rp. 34.000. Dan untuk telur antara Rp. 21.000 hingga Rp. 23.900. Khofifah berharap jangan ada pihak-pihak yang memanfaatkan dengan cara menimbun stok bapok hasil peternakan ini.
Terkait bazaar hasil produk peternakan, yang digelar di halaman Kantor Dinas Peternakan Prov. Jatim. Khofifah menjelakan acara itu akan dilaksanakan selama dua hari. Tanggal 18-19 Desember 2019, mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB.
Bazaar ini sendiri akan diikuti oleh para pelaku usaha peternakan baik daging sapi, daging ayam, susu dan telur yang ada di Jatim. Di antaranya, PD. RPH Kota Surabaya, UPT. RPH Kab. Lamongan, UPT. RPH Kab. Tuban, PT. Greenfileds Indonesia, PT. Putra Prima Mandiri, PT.Santori Probolinggo, Jack Food, Surabaya, UPT- PT Magetan & olahan Telur, serta Koperasi Comfeed Makmur.
“Bazaar ini sengaja kami gelar untuk memastikan kepada masyarakat bahwa stok bapok hasil peternakan di Jatim sangat aman. Untuk itu, kami harap masyarakat bisa tenang, serta ikut memanfaatkan bazaar yang digelar oleh Pemprov Jatim ini,” pungkas Khofifah. Haris