Provinsi Terbaik dan Pembina Produktivitas

150 dibaca

Belum lama ini warga Jawa Timur dibuat bangga dengan prestasi-prestasi dan trobosan-trobosan Khofifah Indar Parawansa, GubenurJawa Timur. Bagaimana tidak, walaupun masa jabatannya sebagai orang nomer satu di wilayah Jawa Timur masih terbilang baru. Akan tepi kinerja wujud nyata langsung di tunjukan. Tidak heran kalau baru-baru ini dia (Khofifah Indar Parawansa, Gubenur Jawa Timur) mendapatkan penghargaan Provinsi Terbaik Program Inovasi Desa 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy didampingi Menteri Desa dan PDTT, Abdul Halim Iskandar kepada Gubernur Khofifah di Merlyn Park Hotel, Jakarta, Senin (25/11). Khofifah mengatakan, dana desa merupakan stimulus yang diberikan pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Tentu saja, butuh inovasi dalam pemanfaatannya sehingga memiliki dampak yang besar bagi masyarakat.

“Ambil contoh di Malang, dana desa dioptimalkan untuk mengembangkan potensi pariwisata. Hasilnya, perekonomian masyarakat sekitar pun ikut terangkat. Karenanya, selalu saya tegaskan untuk melihat potensi apa yang ada di sekitar untuk selanjutnya dikembangkan. Ini butuh kejelian,” tuturnya.

Menurut Khofifah, besarnya dana yang ditransfer ke desa mampu menjadi pemicu sekaligus pemacu tumbuh dan berkembangnya seluruh potensi desa. Oleh sebab itu, Khofifah berharap agar masyarakat desa untuk turut mengawal setiap tahapan penggunaan dana desa yang digunakan dalam membangun infrastruktur, pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan, dan juga kesehatan. Ia pun meminta agar aparat desa lebih bersikap transparan dalam memanfaatkan setiap lembar rupiah dana desa.

Setelah mendapatkan penghargaan Provinsi Terbaik Program Inovasi Desa 2019 Pemprov Jatim kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, meraih Penghargaan Pembina Produktivitas Paramakarya Tahun 2019 yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin kepada Gubernur Khofifah di Istana Wapres RI, Kamis (28/11) pagi.

Penghargaan yang diprakarsai oleh Kementerian Tenaga Kerja RI diberikan kepada Gubernur Khofifah atas dukungan dan pembinaannya, kepada perusahaan UKM asal Jatim yang berhasil meningkatkan produktivitasnya.

Adapun perusahaan pemenang penghargaan Paramakarya tersebut adalah UD. Dede Satoe usaha sambel dari Kota Surabaya yang mendapatkan Trofi dan Piagam Penghargaan (kategori perusahaan kecil), sementara perusahaan yang masuk menjadi nominator adalah UD. Rizqi Agung dari Kabupaten Ponorogo, dan CV. Bintang Anugerah dari Kota Mojokerto. HARIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here