Dinas PU Bina Marga Jatim: Jembatan Bailey Tongas Aman

▪︎ PROBOLINGGO – POSMONEWS.com,-
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT) PJJ Probolinggo, memastikan keamanan struktur Jembatan Bailey yang dipasang sebagai jembatan sementara di ruas jalan Tongas – Lumbhang – Sukapura, Probolinggo.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan UPT PJJ Probolinggo, Ir. Yonandika Pandu Putranto, S.T., M.T, saat dikonfirmasi.
Hal ini sekaligus sebagai klarifikasi atas berita pada laman salah satu berita online yang menyebutkan bahwa jembatan tersebut dikhawatirkan ambruk karena strukturnya tidak mampu menopang beban kendaraan.
Pandu menjelaskan, ruas Jalan Tongas-Lumbang-Sukapura merupakan jalan kelas 3 dimana kendaraan muatan sumbu terberat yg dapat melintas maksimal 8 Ton. Sehingga pemasangan Jembatan Bailey telah memperhitungkan struktur teknis dan disesuaikan berdasarkan kelas jalan di ruas tersebut.
“Kedepannya ruas tersebut akan kita naikkan secara bertahap ke kelas jalan 2, bahkan tidak menutup kemungkinan ke kelas jalan 1, mengingat ruas tersebut merupakan jalur wisata dan industri. Jadi penggantian jembatan ini adalah bagian dari langkah konkret yang dilakukan oleh pemerintah provinsi jawa timur untuk meningkatkan kelas jalan saat ini,” jelasnya.
Pandu juga menegaskan, di ruas jalan tersebut tidak dilakukan penutupan jalan, tetapi pembatasan muatan. Sebab, jembatan bailey ini nantinya berfungsi sebagai jembatan sementara yg masih dapat dilalui selama masa pekerjaan selama 7 bulan kedepan oleh kendaraan dengan syarat muatan sumbu terberat 8 ton.
“Jadi ketika paket pekerjaan jembatan ini selesai, nantinya jembatan lebih lebar dari yang sebelumnya hanya lebar 5 meter menjadi lebar 7 meter dengan struktur yang lebih kokoh,” imbuhnya.
Adapun sebelum proyek itu dilaksanakan, sudah lebih dulu digelar kegiatan Konsultasi Publik dengan mengundang Forkopimda setempat, serta masyarakat yang terdampak.
Dalam kesempatan itu, seluruh pihak telah sepakat untuk mendukung kelancaran proyek. Karena proyek ini demi kepentingan bersama.
Selama proses konstruksi, akan dilakukan pengaturan lalu lintas serta penyediaan jalur alternatif guna menjaga kelancaran mobilitas.▪︎ (FEND)


