Berita

Bimtek (AI): Dorong Masyarakat Produktif dan Manfaatkan Teknologi

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bertema ‘Produktif dan Bijak dengan Artificial Intelligence (AI)’ di Mini Block Office Balai Kota Malang, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, memiliki dua sisi yang harus disikapi dengan bijak. Menurutnya, AI dapat memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan jika dimanfaatkan secara tepat, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika disalahgunakan.

“Melalui bimtek ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa teknologi AI memiliki sisi positif dan negatif. Harapannya, peserta mampu memilah dan memilih pemanfaatan AI secara bijak agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” harapnya.

Wahyu juga menyoroti tingginya penggunaan media sosial di Kota Malang, yang diiringi dengan meningkatnya potensi penyalahgunaan teknologi digital. Karena itu, edukasi seperti ini dinilai penting agar masyarakat tidak terjebak dalam dampak negatif, seperti penyebaran konten yang melanggar aturan atau merugikan pihak lain.

“Kami berharap peserta tidak hanya memahami, tetapi juga dapat menyebarluaskan pengetahuan ini kepada lingkungan sekitarnya. Dengan begitu, kesadaran untuk bijak dalam menggunakan teknologi, khususnya AI, dapat semakin meluas di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal yang berasal dari usulan Musrenbang, dengan peserta yang berasal dari berbagai kalangan dan lintas generasi.

“Pemanfaatan AI saat ini sudah tidak mengenal batas usia dan memiliki nilai strategis dalam kehidupan masyarakat. Namun di sisi lain, kami juga melihat adanya peningkatan kasus penyalahgunaan AI, seperti konten hoaks, disinformasi, hingga deepfake,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Wiwit tersebut menambahkan, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, terjadi lonjakan signifikan pada kasus penyalahgunaan teknologi digital, termasuk yang berkaitan dengan AI. Hal ini menjadi dasar pentingnya penguatan literasi digital melalui kegiatan bimtek.

Oleh karena itu, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait perkembangan AI, memperkuat pemahaman dalam pemanfaatannya secara produktif, serta mendorong kemampuan masyarakat dalam menciptakan konten digital yang positif.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas dan budaya digital masyarakat Kota Malang di tengah arus transformasi digital yang terus berkembang,” jelasnya lagi.

Bimtek kali ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, yakni M. Ziaelfikar Albaba, seorang startup enthusiast, dan Hari Obbie, seorang konten kreator, yang membagikan wawasan serta praktik pemanfaatan AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Bimtek TIK bertema AI ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendorong masyarakat agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cakap dan bijak dalam memanfaatkannya. Upaya ini sejalan dengan visi Menuju Malang Mbois dan Berkelas serta implementasi Dasa Bakti Ngalam Ngopeni, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di era digital. ▪︎(AHM/Ari)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button