Berita

Gubernur Khofifah Ngecek Kesiapan Stadion Gajayana

▪︎ Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

▪︎ MALANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan tempat acara Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (4/2/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan kegiatan nasional tersebut berjalan optimal. Dalam agenda itu, Khofifah didampingi Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Gubernur Khofifah mengecek kesiapan tempat acara yang diproyeksikan menampung sekitar 10.000 jemaah.  Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari panggung utama, fasilitas pendukung, akses keluar-masuk jemaah, hingga sistem keamanan dan kenyamanan.

Selain dihadiri ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah, Mujahadah Kubro 1 Abad NU juga dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran menteri. Oleh sebab itu, pengamanan presiden dan tamu VVIP menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan ini.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, Pemkot bersama Pemerintah Provinsi terus mematangkan persiapan, terutama menyangkut kehadiran Presiden.

“Kehadiran Bapak Presiden juga menjadi persiapan yang kami matangkan bersama Ibu Gubernur. Hingga saat ini, kedatangan beliau sudah terjadwalkan,” ujar Wahyu, di Malang, Rabu (4/2/2026).

Menurut Wahyu, Pemerintah Daerah juga memberi perhatian khusus pada pengaturan arus lalu lintas, lokasi transit maktab jemaah, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

“Kita juga siapkan pergerakan, keamanan, serta penetapan maktab dan pengaturan aktivitas warga sekitar. Semua sudah kami siapkan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Mujahadah Kubro 1 Abad NU Prof Dr H Maskuri Bakri memastikan, secara umum persiapan kegiatan telah mencapai 95 persen.

“Kita sudah mempersiapkan segala hal terkait Mujahadah ini. Baik keamanan, fasilitas sarana prasarana, petugas, hingga sinkronisasi antarlembaga sudah kita lakukan,” ujar Maskuri.

Hasil peninjauan Gubernur, kata Maskuri, Khofifah memberikan sejumlah catatan untuk melengkapi kemeriahan acara. Ada pun kekurangan yang masih ada, lanjut Maskuri, bersifat teknis dan segera diselesaikan.

“Simbol-simbol perlu dilengkapi. Ini hal yang sangat positif agar gebyar mujahadah lahir dan batin benar-benar terasa. Yang belum datang hanya beberapa perlengkapan seperti tenda. Insha Allah mulai besok sudah datang,” kata dia.▪︎[AHM/KMP]

Related Articles

Back to top button