Dirampungkan Jembatan Penghubung RI–Malaysia

▪︎Habiskan Anggaran Rp 479,7 Miliar
▪︎JAKARTA – POSMONEWS.com,-
Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
Adapun nilai proyek pekerjaan tersebut mencapai Rp479,7 miliar.
Kehadiran jembatan dengan panjang 1.262 meter ini sudah sangat ditunggu dan direspons positif oleh masyarakat Kabupaten Sambas.
Pasalnya, jembatan ini akan mempermudah mobilitas dan konektivitas warga dari Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang atau sebaliknya, termasuk aksesibilitas koridor kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar mengatakan, pembangunan jembatan sebagai penghubung suatu wilayah sangat diperlukan, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di daerah sekitar.
“Dengan hadirnya Jembatan Sungai Sambas Besar akan meningkatkan konektivitas di Kalimantan Barat dan juga mempermudah transportasi logistik, sehingga turut mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut,” kata Roy dalam keterangan tertulisnya.
Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar mulai dikerjakan sejak 2021 dengan anggaran APBN tahun jamak 2021-2024 senilai Rp 479,7 miliar.
Saat ini, konstruksi jembatan telah selesai dan sudah dilaksanakan uji laik fungsi guna memastikan jembatan dalam kondisi baik secara sistem dan struktur.
Adapun Jembatan Sungai Sambas Besar memiliki panjang 1.262,3 meter dilengkapi dengan jembatan pendekat tipe Gelagar Pracetak Tipe I Pile Slab pada kedua sisi. Bentang utama jembatan 150 meter dengan lebar 11 meter untuk 2 lajur jalan dua arah, termasuk trotoar 2×1,5 meter.
Struktur jembatan dirancang dengan metode Telescopic Strutt pada pekerjaan erection, sehingga shoring dapat memanjang dan memendek dengan bantuan hydraulic jack guna mengatur geometrik jembatan serta dapat berotasi sesuai sudut rencana antara baja pelengkung dan crossgirder jembatan.
Pemanfaatan metode konstruksi telescopic strutt pada jembatan ini tengah diajukan pencatatan rekor MURI dan juga sebagai jembatan pelengkung tipe Network Tied Arch terpanjang di Indonesia.
Jembatan yang berada di Desa Makrampai–Desa Tekarang ini dapat dimanfaatkan oleh lalu lintas kendaraan dari berbagai daerah di Kabupaten Sambas.
Sehingga masyarakat tidak perlu lagi menggunakan jasa kapal fery untuk menyeberangi Sungai Sambas Besar guna mengangkut kendaraannya.▪︎[FEND]


