Bupati Malang Hadiri Festival Kesenian Banteng
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang Drs.H.M Sanusi, MM, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaida Sanusi menghadiri Acara Festival Kesenian 1.000 Banteng di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang pada Sabtu (25/5) pagi.
Turut hadir pula Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Bantur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lahir atau Harlah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) ke-90.
Kegiatan tersebut diawali dengan lantunan selawat oleh ribuan orang di pinggir Pantai Balekambang, anggota dan kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang, yang dipandu dari panggung utama.
Pembacaan selawat tawasul bersama-sama ini dilakukan sebagai rangkaian pembukaan, sebelum beberapa sambutan.
Dalam sambutannya Bupati Malang menggelontorkan anggaran sebesar 4 Miliar untuk mendukung penggiat kesenian di Kabupaten Malang.
“Tahun ini saya anggarkan Rp 4 miliar untuk seluruh kesenian,” ujar Bupati Malang dalam sambutannya.
Anggaran tersebut, diakui Bupati Malang masih akan bertambah seiring berjalannya waktu. Terlebih, jika minat penggiat kesenian, termasuk Kesenian Bantengan semakin berkembang di Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Malang ini menambahkan, adanya alokasi anggaran senilai miliaran tersebut, menjadi bukti bahwasannya pemerintah peduli terhadap para penggiat kesenian.
Bupati Malang berharap, dengan adanya anggaran tersebut nantinya mampu lebih menyemarakkan kegiatan kesenian di Kabupaten Malang. Tanpa terkecuali Kesenian Bantengan.
“Supaya Bantengan ini nanti semakin semarak di Kabupaten Malang,” pungkasnya.
Selain itu, Bupati Malang juga bertekad menjadikan bantengan sebagai kesenian khas Kabupaten Malang. Guna merealisasikan gagasan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bakal mendaftarkan kesenian bantengan dalam hak kekayaan intelektual (HAKI) milik Kabupaten Malang.
“Seperti halnya di daerah lain, maka Kabupaten Malang juga punya kesenian khas, yakni kesenian bantengan,” ungkap Bupati Malang dihadapan para hadirin.
Berharap dengan adanya beragam upaya, termasuk mendaftar ke HAKI, bisa menjadikan kesenian bantengan semakin berkembang di Kabupaten Malang.
“Sehingga nantinya kebudayaan khas bantengan ini bisa menjadi agenda rutin di Kabupaten Malang,” tegas Bupati Malang.
Komitmen memajukan kesenian tersebut diakui Bupati Malang, bukan kali pertama dilakukan oleh Pemkab Malang. Sebelumnya, sejumlah potensi kesenian, mulai dari topeng Malangan hingga batik, juga telah dipatenkan oleh Pemkab Malang.
“Sebagaimana yang sudah saya upayakan kemarin, topeng Malangan sudah menjadi hak kesenian Kabupaten Malang dan batik Garudeya juga sudah mempunyai hak paten untuk Kabupaten Malang,” tutur Bupati Malang.▪︎(AHM/Cha)
#prokopim
