TNI-Polri Lamongan Dampingi Gebyar Literansi Pencegahan Stunting

▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM.
Peran TNI menjadi salah satu mitra kerja strategis yang ikut berperan aktif dalam program percepatan penurunan stunting. Didampingi memiliki peran dan fungsi menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun, institusi negara ini juga mengemban tugas teritorial. TNI pun berperan aktif membantu tugas pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di penjuru negeri.
Peran serta TNI dalam program ini dinilai BKKBN sangat strategis. Selain memiliki personil yang menyebar hingga di wilayah terluar dan perbatasan, sarana dan prasarana yang dimiliki TNI sangat mendukung program yang diemban BKKBN.
Dalam rangka menekan angka stunting melalui Gizi makanan untuk membantu tumbuh kembangnya anak di Indonesia. Pemerintah mengadakan program Gebyar literansi cegah Stunting di Sekolah yang pelaksanaanya di dampingi TNI Polri bersama Pemerintah daerah yang terus berkolaborasi masalah penanganan gizi makanan untuk pencegahan Sutunting anak sejak dini.
Seperti halnya di kabupaten Lamongan yang terlihat kompak melalui pemerintah daerah yang di dampingi aparat TNI Polri jajaran Kodim 0812 Lamongan beserta Polres Lamongan terus berkolaborasi tentang penerapan gizi dalam makanan untuk anak agar tidak mengalami Stunting dengan menggelar program gebyar literansi cegah Stunting yang di laksanakan di setiap sekolah sekolah se Kab Lamongan, Rabu (20/12/2023)
Penanganan setunting dalam program gebyar literansi pencegahan Stunting ini di gelar pemerintah daerah dengan di dampingi anggota TNI Polri utamanya Babinsa dan Bhabinkamtipmas yang selalu berperan aktif dalam membantu penanganan stunting.
Penerapan asupan gizi Anak harus benar – benar di jaga agak tumbuh kembang anak tidak lambat, “Cara menyiapkannya ya sejak balita dan dalam kandungan, harus dipersiapkan. Jangan sampai stunting, kalau stunting pertumbuhan otak akan lambat. Sehingga anak harus benar – benar dijaga asupan gizinya. Kalau tak stunting akan lebih paham, kreatif dan inovatif.
Oleh karenanya kita wajib mengingatkan kepada orang tua, untuk benar – benar memperhatikan asupan gizi yang seimbang bagi anak serta dengan mengedukasi para calon ibu / remaja dan ibu hamil untuk peduli akan kualitas kesehatan diri dan anaknya.
“Tiga bahan makanan yang wajib di setiap makanan anak kita yaitu karbohidrat, protein hewani dan lemak. Kemudian, mulai dari remaja putri, tidak boleh anemia, ibu hamil tak boleh kurang gizi, balita diatas 6 bln juga diberi MPASI. Dengan tidak stunting.
▪︎[DANAR SP]
