Berita Utama

Kacabdin : PPDB SMAN di Lamongan Transparan & Sesuai Juknis Propinsi

▪︎Tanggapi Berita Miring PPDB Zonasi di SMAN 2

▪︎LAMONGAN-POSMONEWS.COM,-
Terkait santernya berita miring terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru atau (PPDB) SMPN dan SMAN di Lamongan, Jawa Timur, menjadi topik hangat di pekan ini. Melengkapi sorotan pendidikan di Jatim juga sempat ramai terkait seragam sekolah dan pungutan untuk masuk sekolah favorit melalui jalur khusus.

Dari in deep media ini di Lamongan, terkait rumor adanya keluarga peserta didik yang menyebut telah dipungut puluhan juta (12 juta) saat masuk di
SMA Negeri 2 Lamongan. Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Lamongan, Drs. H. Muki, M.Pd saat dikonfirmasi by phone, ia menolak keras dan menepis kabar “rumor” yang dihembuskan via WA dan kemudian dikonversi lewat pemuatan media yang seharusnya cek and ricek.

“Apalagi jalur Zonasi, semua siswa di SMADA ini semuanya gratis, tidak ada biaya sama sekali. Hal tersebut bisa dikonfirmasi ke bagian Humas dan seluruh kepanitiaan, juga sepengetahuan Komite,” katanya saat dihubungi media ini Kamis, (3/8/2023).

Selebihnya, H. Muki juga menjelaskan job diskription-kinerja kepanitiaan PPDB di lembaganya telah melakukan tugas dengan baik, sesuai Juknis dari propinsi sehingga semuanya bersifat transparan.

Hal senada dikonfirmasi oleh Humas SMADA, Anggraeni, bahwa jajarannya tidak tahu menahu rumor di jalur zonasi yang dipermasalahkan itu. Apalagi kita juga tidak menerima laporan dan hanya dari data wartawan saja.

“Kalau evaluasi
PPDB di SMA Negeri 2 Lamongan ini sesuai petunjuk juknis dari provinsi, dan itu telah kami jalankan sesuai juknis,” terang
Humas SMAN 2 Lamongan.

Sedangkan Kacabdin Lamongan, Hidayat Rahman, saat dikonfirmasi media ini menuturkan belum menerima laporan terhadap hal tersebut.

Namun Pak Rahman, menyebut jajarannya di tingkat lembaga sudah melaksanakan juknis dari propinsi dengan baik.

Hal ini menyikapi santernya sorotan media terhadap pelaksanasn PPDB tahun 2023/2024 di seluruh negeri? “Ini fenomena apa?Apa hanya memperkeruh dunia pendidikan yang sudah berjalan baik, harus direcoki oleh oknum-oknum yang tidak senang dengan majunya pendidikan di Lamongan khususnya dan Jatim umumnya,” tuturnya.

Kacabdin yang familier ini mengingatkan, pada jajaran dan lembaga yang diampu di wilayah agar tetap menjaga kondusifitas.

“Karena itu terhadap berbagai berita, menurut saya di setiap daerah berbeda, motif yang ada itu apa. Harus di analisa betul. Jika ada berita terkait, itu seyogyanya data juga harus akurat, balance, tidakbtendensius, dan tidak sekedar rumor saja,” tegasnya.▪︎[DANAR SP]

Related Articles

Back to top button