Berita

PKKMB  Univ. Kepanjen Dihadiri Komjen Jepang

▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Bupati Malang, H.M. Sanusi, MM. menghadiri Pengalaman Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kepanjen. Dimana Universitas Kepanjen berasal dari berdirinya STIKES . Rabo 24/9/2025 Siang.

Jumlah mahasiswa yang mengikuti PKKMB hampir mencapai 700 pelajar, baik secara offline maupun online.kata Rektor Dr   Tri Nurhadi S. M.Keb. Dari jumlah itu, sekitar 400 hadir langsung secara luring.

Kegiatan ini diikuti oleh dua fakultas, juga civitas akademika juga pengurus Yayasan,  memang mayoritas aslinya STIKES masih didominasi oleh Fakultas Kesehatan, sekitar 70 persen berasal dari Kabupaten Malang.

PKKMB juga melakukan launching Migrant preneur, civitas akademika universitas Kepanjen dan Konsul Jepang bidang pendidikan Morahira Kaori.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlahnya meningkat cukup signifikan. Tahun 2024 lalu hanya 402 mahasiswa, tahun ini naik sekitar 300 orang. Alhamdulillah, ini sebuah kemajuan yang baik atas kerjasama semua pihak tak lupa media yang ikut memberitakan Universitas Kepanjen. Tegas rektor universitas Kepanjen Tri Nurhadi S.M.Ken

Terkait kerja sama dengan Jepang, implementasinya sudah berjalan sejak 2023. Selama dua tahun terakhir, yang paling banyak adalah program magang untuk mahasiswa Keperawatan. Mereka internship di sana selama satu tahun, tetap menjalani kuliah secara daring di sini, dan direkognisi selama dua semester.

Tahun ini 2025,  kerja sama kami kembangkan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang beru di bentuk dengan gedung yang baru pula, khususnya program studi Pariwisata.

Selain itu bidang keperawatan Universitas Kepanjen masih banyak diminati, mulai 2025 permintaan untuk pariwisata juga meningkat, terutama dari perkembangan industri wisata dan perhotelan.

“Sebenarnya target studi tukar mahasiswa pengiriman mahasiswa ke Jepang itu 100 orang per tahun, namun pada 2024 kami baru bisa mengirimkan 25 orang,” terang Rektor Univ Kepanjen.

Kendalanya bukan hanya pada teknis, tetapi juga mental kedisiplinan mahasiswa itu sendiri  yang belum terpenuhi. Karena masih berada di bangku kuliah, tidak semua berani mengambil kesempatan keluar negeri sebagai pengalaman.▪︎(AHM)

Related Articles

Back to top button