Sampang Terima Suntikan Dana dari Program PISEW

▪︎JATIM – POSMONEWS.com,-
Dua desa di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, saat ini menjadi fokus perhatian setelah menerima Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaan. Pelaksanaan proyek di kedua desa tersebut kini sedang berjalan, menandai langkah konkret dalam upaya pembangunan daerah.
Desa Kodak dan Desa Patapan, keduanya berlokasi di Kecamatan Torjun, adalah penerima manfaat dari inisiatif strategis ini. Masing-masing desa mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 500 juta, sehingga total investasi mencapai Rp 1 miliar untuk kedua wilayah.
Dana ini disalurkan langsung oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, menunjukkan komitmen terhadap pemerataan pembangunan.
Menurut Abdul Rokib, Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman pada Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang, Program PISEW merupakan kegiatan pembangunan berbasis masyarakat.
Inisiatif ini dirancang untuk mendukung pengembangan aktivitas sosial dan ekonomi lokal antar-kawasan di permukiman perdesaan, sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur yang mendesak di daerah tersebut.
Program PISEW Kementerian PUPR di Sampang secara spesifik menyasar Desa Kodak dan Desa Patapan di Kecamatan Torjun. Kedua desa ini dipilih berdasarkan pertimbangan kebutuhan akan suntikan dana yang lebih besar dibandingkan desa-desa lain yang ada di Kabupaten Sampang.
Setiap desa menerima kucuran dana sebesar Rp 500 juta, yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Secara lebih luas, Kementerian PUPR berharap Program PISEW dapat meningkatkan sektor perekonomian dan pariwisata di wilayah pedesaan. Infrastruktur yang memadai dapat menarik investasi, memfasilitasi distribusi produk lokal, dan membuka potensi wisata yang selama ini tersembunyi.
Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi disparitas pembangunan antara perkotaan dan perdesaan.▪︎[FEND]




