Berita

Program Transmigrasi Disnakertrans Cukup Tinggi

▪︎MALANG-POSMONEWS.COM,-
Animo masyarakat Kabupaten Malang mengikuti program transmigrasi cukup tinggi, bahkan meningkat setiap tahun. Sayangnya peningkatan tersebut berbanding terbalik dengan kuota pemberangkatan transmigrasi.

Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Malang menunjukkan peningkatan animo terjadi sejak tiga tahun terakhir.

Pada 2021 terdapat 19 keluarga yang mendaftar transmigrasi berangkat ke Aceh 2 KK di Kabupaten Simeulue. Tahun meningkat jadi 27 keluarga pada 2022, berangkat 1 KK ke Lemban Tongoa Kabupaten Sigi Sulawesi Tenggara, tahun 2023 masih meningkat lagi tahun ini jadi 33 keluarga, berangkat 2 KK dengan 9 jiwa Ke Bulungan dan Sidrap.

Peningkatan animo masyarakat Kabupaten Malang yang mendaftar program transmigrasi tersebut tidak sebanding dengan kuota pemberangkatan yang disediakan pemerintah pusat. Kuota pemberangkatan transmigrasi dari Kabupaten Malang sejak lima tahun terakhir mengalami penurunan, pada 2019 memberangkatkan 5 KK ke Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara keluarga bertransmigrasi, kemudian terhenti pada 2020 karena pandemi Covid-19.

Pemberangkatan transmigrasi mulai dilakukan lagi pada 2021 hanya diikuti 2 KK keluarga, lalu pada 2022 terdapat 1 keluarga dari Kabupaten Malang yang berangkat transmigrasi. Tahun ini hanya memberi angkatan 3 keluarga untuk bertransmigrasi.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo menjelaskan tren pemberangkatan transmigrasi dari tahun ke tahun memang mengalami penurunan. Penurunan tersebut disebabkan oleh kuota yang diberikan pemerintah pusat menurun tiap tahun.

Penentuan kuota pemberangkatan transmigrasi, jelas Yoyok Wardoyo yang di dampingi Ahmad Rukmianto, dilakukan koordinasi dengan daerah tujuan terlebih dahulu.

“Dari pemerintah pusat koordinasi dengan daerah tujuan transmigrasi, seperti apa yang dibutuhkan kuotanya berapa, lalu pusat menentukan dan membaginya ke daerah yang akan mengirim transmigran,” jelasnya, Rabu (22/11/2023).

Kewenangan Disnakertrans Kabupaten Malang lanjut Ahmad Rukmianto, sangat terbatas dalam penentuan kuota.

“Bahkan kami tidak punya kewenangan menentukan itu, tapi data yang ada dimana animo ini tinggi sudah disampaikan ke pusat harapannya lewat data ini pusat menambah kuotanya,” terangnya.

Kepala Bidang Transmigrasi Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Malang, Ahmad Rukmianto menyebut semua kabupaten/kota di Jawa Timur tiap tahun membuka pendaftaran transmigrasi.

“Dari pendaftaran yang ada itu kabupaten/kota yang paling banyak peminatnya ada di Kabupaten Malang,” katanya.

Ahmad Rukmianto/Totok menyebut pemerintah pusat lebih tertarik dengan pendaftaran transmigrasi dari kalangan milenial. Karena ada program khusus yaitu transpolitan, program transmigrasi ini menyasar milenial yang memiliki kemampuan digital dan otomasi untuk menjalankan pertanian modern di daerah transmigrasi.

Dorongan kaum milenial Kabupaten Malang untuk transmigrasi, jelas Rukmiyanto/Totok, juga terus diupayakan pemerintah.

“Memang sekarang kami fokuskan agar generasi muda ini juga tertarik transmigrasi, karena kondisinya memang memerlukan generasi yang sudah melek teknologi di daerah tujuan nanti,” ujarnya.

Dari pemberangkatan yang di lakukan oleh Disnakertrans Kabupaten Malang semuanya di biayai dari CSR. Dari yang berangkat 1 KK dengan 3 jiwa suami istri 1 anak. Dengan tujuan Bulungan Kalimantan Utara. Disana dia menempati rumah permanen dengan lahan plus rumah siap di garap 1/2 ha(L1) di daerah baru juga sudah ada tetangga 25 orang, bantuan uang tunai 30 juta rupiah, mesin ringan, baju, Koper dan lain-lain.

Tampak hadir dalam pelepasan Transmigran asal Pakisaji Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Eko Margiyanto juga memberikan arahan jika di daerah baru bawa tanaman yang mudah tumbuh dan cepat berbuah karena perjuangan itu biar cepat berhasil jika pulang sudah mendapatkan berkah bagi keluarga yang di tinggalkan.

CSR di antaranya MS Glow Antok, Eka Mas Fortune, XL Mandiri dan yang lainnya sejumlah 7 perusahaan. Untuk transmigrasi ke Kaltara Bulungan dengan transmigrasi Luncuran diantar langsung oleh Kabid Ahmad Rukminto/ Totok. Dan untuk 1 KK yang ke Sidrap Sulawesi Selatan dengan 6 jiwa berangkat pada awal Desember 2023.▪︎(AHM)

Related Articles

Back to top button