Berita

ENGLISH CAMP, SEMINGGU KISAH SERU di PARE KEDIRI

▪︎KEDIRI – POSMONEWS.com,-
Siapa yang tidak kenal Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, selama ini tempat itu memang selalu menjadi pusat perhatian kalangan pelajar di Indonesia. Mengapa demikian?

Kegiatan English Camp selama seminggu penuh. Program ini diikuti sekitar 80 siswa dari MTs. Assa’adah 1, Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, di Sampurnan, Bungah, Gresik.

Kepala MTs. Assa’adah 1, Choirul Anam, S.Pd., mendukung penuh kegiatan English Camp di Pare, Keduri.

“Saya sangat mendukung English Camp para siswa. Hal itu sebagai upaya meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris,” katanya.

▪︎Pembelajaran Intensif dan Interaktif

Pembelajaran English Camp di Kampung Inggris Pare ini dirancang dengan menggabungkan pembelajaran intensif dengan kegiatan interaktif.

Siswa MTs Assa’adah 1 mengikuti berbagai kelas bahasa Inggris mulai dari speaking, listening, hingga grammar, yang semuanya diajarkan oleh tiga tutor berpengalaman dari iBest Course, lembaga yang dipimpin oleh Direktur Ahmad Said Triyanto. Info lebih lanjut mengenai iBest Course dapat diakses melalui Instagram mereka (https://www.instagram.com/rbc.ibestkampunginggris_/).

Uniknya, setiap sesi pembelajaran diselingi dengan permainan edukatif yang membuat siswa semakin antusias.

“Kami ingin siswa belajar bahasa Inggris dengan cara yang berbeda, tidak hanya di dalam kelas tetapi juga melalui pengalaman langsung dan menginap (Camp),” ujar salah satu pengelola program.

▪︎Kehidupan di Asrama Penginapan

Selama seminggu, para peserta menginap di Permana Homestay & Basecamp Jl. Dr. Sutomo No.55, Ngeblek, Pelem, Pare, dengan suasana yang mendukung penuh pembelajaran. Di sini, siswa dipacu terus untuk menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, baik saat berbicara dengan teman sekamar maupun dengan tutor. Kebiasaan ini memacu mereka untuk lebih percaya diri dalam berbicara.

Kondisi cuaca di Pare selama kegiatan ini cukup menantang, dengan hujan yang hampir berlangsung sepanjang hari. Suasana lembab dan dingin menjadi ciri khas yang menemani keseharian para peserta. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi semangat mereka untuk terus belajar.

“Awalnya sulit, tapi lama-lama terbiasa. Sekarang, saya lebih lancar berbicara dalam bahasa Inggris,” kata Fardhan, siswa MTs Assa’adah 1.

▪︎Kegiatan di Luar Kelas

Selain pembelajaran formal, peserta juga diajak mengikuti kegiatan luar kelas seperti diskusi kelompok, presentasi, dan kegiatan pagi menikmati alam sambil berlatih bahasa Inggris di daerah persawahan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka tetapi juga mempererat hubungan antar peserta.

Selain itu, siswa juga dibekali keterampilan mengelola diri dalam kelompok, yang memberikan mereka pelajaran berharga tentang kerja sama dan tanggung jawab.

▪︎Pendampingan Guru

Selama kegiatan ini, siswa didampingi oleh tiga guru dari MTs Assa’adah 1, yaitu Pak Alawi, Bu Tutus, dan Bu Aika. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan bimbingan akademis tetapi juga dukungan moral kepada para siswa.

Guru-guru dari MTs Assa’adah 1 Sampurnan Bungah Gresik ini begitu tanggap kepada siswa-siswa yang membutuhkan bantuan. Apabila ada yang sakit, ketiga guru tersebut aktif dalam melakukan perawatan dan penjagaan kepada siswa-siswa.

Tak lupa, Pak Alawi yang merupakan satu-satunya guru lelaki juga aktif membimbing siswa-siswa untuk salat berjamaah tepat waktu.

▪︎Manfaat Jangka Panjang

Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa peningkatan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga membangun karakter siswa. Disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan kerja sama menjadi nilai tambah yang mereka bawa pulang.

“Kami berharap pengalaman ini memberikan dampak positif bagi siswa, tidak hanya dalam kemampuan bahasa tetapi juga dalam sikap mereka sehari-hari,” ungkap Tutus, Guru Bahasa Inggris di MTs Assa’adah 1.

English Camp di Pare, Kediri, telah memberikan pengalaman berharga bahwa belajar bahasa Inggris bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Program seperti ini diharapkan terus hadir, memberikan inspirasi bagi siswa untuk mengeksplorasi dunia dengan bahasa sebagai jembatannya.▪︎(AL)

Related Articles

Back to top button