Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2023 dari Kementerian KLHK
▪︎MALANG – POSMONEWS.COM,-
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gondang Legi, SMAN 1 Bululawang, SMPN 2 Turen, SMPN 1 Dampit dan SMP Islam Ngebruk Kromengan, Malang, Jawa Timur, meraih penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut terdapat 134 sekolah dan Adiwiyata Nasional 417 sekolah. “Dengan sekolah ramah lingkungan, sekolah tersebut juga melaksanakan Gerakan Peduli Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Yang berdampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya sehingga diperoleh lingkungan pemukiman yang baik dan sehat,” kata Menteri LH Siti Nurbaya.
“GPBLHS juga dapat memberikan kontribusi mulai dari penghematan energi, pemilahan sampah di sekolah, yang diharapkan akan meluas ke rumah masing-masing dan sekitarnya. Sebagaimana Arahan Presiden RI Joko Widodo agar kita semua juga untuk terus melakukan rehabilitasi hutan dan lahan, untuk dapat mengurangi dampak dari bencana alam dan perubahan iklim,” kata menteri.
Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya kepada Kepala sekolah SMAN 1 Bululawang dan MAN 1 Gondang Legi disusul SMPN 2 Turen, SMPN 1 Dampit dan SMP Islam Ngebruk didampingi Kepala Dinas Pendidikan Suwadji dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Tito Febrianto dalam Penganugerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2023 di Auditorium Gedung Manggala Wanabhakti KLHK Jakarta, Selasa 17/10/2023. Oleh Menteri LH Dr. Siti Nurbaya Abubakar.
“Saya menyampaikan rasa syukur atas penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2023 yang diterima, dan hal itu sebagai wujud kerja keras seluruh tim Adiwiyata dan keluarga besar SMAN 1 Bululawang, MAN 1 Gondang Legi, SMPN 2 Turen, SMP Islam Ngebruk Kromengan, dan SMPN 1 Dampit,” kata Kepala sekolah yang mendapat Adiwiyata Nasional 17/19/2023 di Jakarta dalam keterangan tertulis yang diterima di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji.
Menurutnya segenap jajaran dengan lima Sekolah yang mendapatkan Adiwiyata bertekad dan berkomitmen untuk terus meningkatkan dan bersinergi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjadi madrasah/sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan yang bersih.
“Sekolah kami bukan satu-satunya lembaga yang lolos dalam penilaian Adiwiyata Nasional 2023 dalam tahun ini. Kami merasa bangga menjadi bagian dari yang mewakili dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang pada tingkat nasional,” katanya.
Suwadji menjelaskan perjuangannya semakin berat dan harus lebih semangat lagi agar tidak stagnan hanya di kategori nasional, namun bisa melaju ke kategori Adiwiyata Mandiri yang penuh inovasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana kami menghayati rasa cinta dan peduli pada lingkungan dengan mengaplikasikan dan menanamkan karakter cinta dan peduli lingkungan. Semoga prestasi itu bisa menjadikan semakin maju dan berprestasi,” katanya.
Sementara Kepala DLH Kabupaten Malang, Tito Febrianto, mengucapkan selamat kepada keluarga besar atas prestasi yang diraih sebagai madrasah/sekolah di Kabupaten Malang yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2023.
“Semoga penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2023 yang diraih oleh menjadi penyemangat dan motivator bagi /sekolah lainnya untuk mewujudkan /sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,” katanya.▪︎(AHM/El)
