Olahraga

Jorge Martin Termotivasi Juara Dunia MotoGP 2024

PEMBALAP Pramac Ducati, Jorge Martin semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2024. Ia hanya butuh finish di peringkat ketiga pada GP Barcelona, akhir pekan ini.

Jorge  Martin semakin termotivasi juara dunia MotoGP 2024 bareng Pramac Ducati gara-gara sejarah unik ini. Apakah itu catatan Valentino Rossi yang bertahan selama 23 tahun?

Saat ini, Jorge Martin unggul 24 poin atas Francesco Bagnaia (Ducati) jelang balapan penentu di Barcelona. Jorge Martin, rider asal Spanyol bisa tidak menjadi juara dunia. Syaratnya, ia gagal finis di Sprint Race dan balapan utama di Barcelona. Sedangkan Pecco Bagnaia menjuarai dua-duanya.

Martinator tinggal selangkah lagi menjadi juara MotoGP 2024. Dengan satu seri tersisa, ia unggul 24 poin atas rival terdekatnya, Francesco Bagnaia.

Situasi itu membuat Martin cukup memenangi Sprint Race pada seri terakhir, MotoGP Solidaritas 2024, 15-17 November. Jika tidak, ia hanya perlu finis berdekatan dengan Bagnaia pada balapan utama.

Jorge Martin menyebut dirinya dan Pramac selalu percaya bisa juara MotoGP 2024 sepanjang pertarungan di papan atas musim ini. Mereka mau memaksimalkan kesempatan yang ada untuk meraih hasil terbaik.

“Saya pikir Anda harus percaya sampai akhir, jika tidak, tidak ada gunanya datang ke sini. Kami datang untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa,” kata Martin dilansir dari Motosan, Senin (11/11/2024).

Keduanya berpeluang menciptakan sebuah sejarah yang unik jika menjadi juara MotoGP 2024. Sebab, setelah meraih titel, mereka akan langsung berpisah sebagai sebuah tim.

Pembalap asal Spanyol itu akan bergabung dengan Aprilia Racing, sementara Pramac pergi dari Ducati untuk menjadi tim satelit anyar Yamaha. Jorge Martin mengungkapkan mereka ingin menjadikan momen unik tersebut terwujud sehingga menambah motivasi.

“Saya menyadari sebagai satu tim dengan Pramac kami telah menciptakan ikatan yang lebih kuat dalam balapan ini. Dan kami semua berjuang untuk hal yang sama,” jelas rider berusia 26 tahun itu.

“Kita tahu setelah tahun ini, masing-masing dari kami akan pergi ke suatu tempat dan tim tidak akan sama lagi tahun depan, mengubah banyak hal, dan itu menyatukan kita, karena tim ini akan menjadi unik dan tidak akan pernah ada lagi. Saya pikir ini memberi kami kekuatan,” pungkasnya.

Selain momen unik itu, Jorge Martin berpotensi mengikuti jejak Valentino Rossi pada 2001. The Doctor merupakan pembalap terakhir yang bisa menjadi juara dunia bersama tim non-pabrikan.▪︎[zubairi indro] #https://posmonews.com

Related Articles

Back to top button