Komitmen Kang Giri Ingin Pecahkan Mitos

▪︎Berharap Kota Reog Ponorogo Menjadi Kota Inklusif
▪︎PONOROGO – POSMONEWS.com,-
Selama menjadi Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. sinergi antara pemerintah dan masyarakat menghadirkan masa depan cerah bagi anak berkebutuhan khusus terus mendapatkan perhatian khusus dari Kang Giri– panggilang akrab
H. Sugiri Sancoko.
Kini Kang Giri mendapat dukungan luas dari masyarakat Kota Reog tersebut agar menjabat kedua kalinya jadi orang nomor satu di kota tersebut. Kemajuan-kemajuan selama pemerintahan Kang Giri mendapatkan aspirasi rakyat Kota Reog.
“Saya akan hadir di setiap punya program. Mudah-mudahan Ponorogo menjadi kota inklusif, artinya semua punya hak untuk mengembangkan dirinya,” tutur Kang Giri, panggilan akrabnya.
Kang Giri menyampaikan, Kabupaten Ponorogo selalu berkomitmen mentransformasikan hak-hak anak berkebutuhan khusus dalam arah pembangunannya.
“Kami ingin men-develop Ponorogo agar menjadi layak anak dan difabel,” imbuhnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, bersama stakeholder terkait, Kanv Giri terus berupaya merumuskan program dan kebijakan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak mereka.
“Pelan-pelan kita rumuskan, hingga kemudian hak rahmatan lil’alamin bersama-sama mendapatkannya,” imbuh Kang Giri–mantan wartawan Karya Darma tersebut.
▪︎ Kang Sugiri Pecahkan Mitos
Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko bakal maju lagi di Pilbup 2024 ini bersama wakilnya, Lisdyarita. Keduanya resmi mendaftar sebagai Bacabup dan Bacawabup lewat jalur parpol, salah satunya PKB. Meski keduanya kader PDIP tetap harus mencari koalisi dari partai lain demi bisa maju Pilbup.
Bumi Reog ada mitos bahwa bupati pilihan rakyat tidak bisa menjabat 2 periode. Sebab, sejak Pemilu 2004 hingga sekarang, tidak ada Bupati yang menjabat selama 2 periode. Kang Sugiri memastikan Bupati Ponorogo tak bisa menjabat dua periode itu hanya mitos.
Menurutnya, Ponorogo saat ini sudah berusia ratusan tahun. Bicara soal sejarah, Ponorogo ternyata pernah diperintah oleh bupati 2 periode zaman Soemadi dan Markum Singodimedjo.
“Zaman Pak Markum dan Pak Soemadi beliau-beliau dua periode dan mampu menuntaskan Ponorogo menjadi lebih baik. Jadi itu hanya mitos atau hanya dongeng belaka,” tutur Kang Giri kepada wartawan.
Kang Giri menambahkan dia hanya ingin menjadi orang yang optimistis. Sebagai bupati dia harus menjadi seseorang dengan paket komplit. Mulai harus merakyat, berinovasi, membangun Ponorogo, mengayomi dan juga teladan bagi masyarakat.
“Saya yakin tidak ada mitos, mitos itu hanya dongeng belaka dan saya yakin kita mampu. Kita harus optimis dalam agama apapun, demi Ponorogo menjadi lebih baik,” tandas Kang Giri.
Disinggung soal rivalnya, di Pilbup 2024 Kang Giri mempersilakan calon lainnya. Dia memang harus siap melawan siapa saja yang maju Pilbup Ponorogo.
“Semua punya hak politik untuk berangkat. Kalau kemudian kami tahu, kan, ndak enak. Ya sudahlah, monggo,” papar Kang Giri.
Politikus PDIP ini menilai Pilbup 2024 menjadi ajang kontestasi politik.
“Ini kan kontestasi, mari sama-sama kan sudah punya rapor, tidak hanya sekadar perilaku tapi juga karya. Sama-sama punya karya baik. Biar rakyat yang menilai, menjadi komparasi bersama-sama,” ujar Kang Giri kepada wartawan.
Saat ini para bacabup dan bacawabup di Ponorogo harus berlomba mencari dukungan partai politik. Untuk bisa mengajukan calon, partai harus mengantongi 20% dari 45 kursi yakni 9 kursi.
Sementara, hasil Pileg 2024 dari 45 kursi yang ada PKB berhasil menduduki 8 kursi. Disusul PDI Perjuangan dan Nasdem masing-masing 7 kursi, diikuti Gerindra 6 kursi, Demokrat dan Golkar masing-masing 5 kursi, PAN dan PKS masing-masing 3 kursi, serta PPP 1 kursi.
Sehingga untuk bisa mencalonkan bacabup dan bacawabup, semua partai harus mencari koalisi untuk memenuhi syarat minimal 9 kursi.
▪︎PDIP Ponorogo Resmi Dukung Sugiri Sancoko-Lisdyarita
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ponorogo mengusung kembali Sugiri Sancoko dan Lisdyarita (RiLis) sebagai bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Ponorogo dalam Pilkada 2024.
Hal ini nampak ketika bupati dan wabup petahana itu mendaftarkan diri ke Kantor DPC PDIP Ponorogo, Senin (6/5/2024) lalu.
Ketua DPC PDIP Ponorogo, Bambang Yuwono, mengungkapkan pihaknya memperjuangkan Sugiri-Lisdyarita lantran keduanya bisa menjalankan tugas pemerintahan dengan baik. Ini dibuktikan dengan sederet capaian prestasi diantaranya perekonomian tumbuh, kemiskinan turun, dan lainnya.
“Selama menjalankan tugas pemerintahan, beliau sudah mampu melaksanakan ideologi. Intinya adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat Ponorogo dan mengukur indikasi keberhasilan dengan capaian prestasi,” jelasnya.▪︎[ZA]



