Bakornas DPD GMDM Gelar Rakerda DPW Se-Jatim 

165 dibaca

▪︎SURABAYA – POSMONEWS.COM,-
Semakin menunjukkan eksestensi sebagai organisasi yang konsisten dalam pencegahan terhadap peredaran dan penggunaan narkoba, maka DPD GMDM Jatim menggelar Rakerda Bakornas GMDM se-Jatim, pada hari Minggu (28/1/2024) di BG Junction Mall L-2 Rainbow, Surabaya.

Kegiatan rakerda ini diikuti oleh KSB (Ketua Sekretais dan Bendahara) di DPD DPD Kab/ Kota se jatim, dan  Pengurus DPW Kab/ Kota Se Jatim yang kini terdaftar sebagai anggota GMDM  sebanyak 24 Kabupaten/ Kotamadya di wilayah Jawa Timur.

Ketua Bakornas GMDM DPD Jatim,
Yayuk Sri Wahyunungsih, ST
SH. dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan  terbentuknya DPW GMDM di daerah maka selanjutnya harus diikuti dengan pergerakan, artinya bisa dikukuhkan (dilantik, red) sehingga bisa siap bekerja sesuai program yang telah disusun.

Sedangkan Dewan Penasehat GMDM Jatim,
AKBP. (Purn). H. Kartono. SH. M. Hum. menegaskan terhadap makna pakaian seragam dengan atribut lengkap GMDM  tunjukkan jatidiri dan eksistensi organisasi. Jatidiri yang bekerja tanpa pamrih sebagai pegiat, sekaligus relawan untuk masyarakat dan bangsa ini dari pengaruh peredaran narkoba yang makin masiv.

“Bahwa GMDM, dengan logonya ini tidak akan menjadi kompetitor BNN, tetapi justru menjadi mitra untuk bersinergi dan berkolaborasi. Anggota GMDM ini benar-benar bekerja dengan semangat pengabdian pada masyarakat. Menjadi teladan, minimal dalam keluarga kita, dan harapannya  Jawa Timur ini bersih dari narkoba,” katanya.

Dari roundown acara yang didapat media ini,  Rakerda DPW GMDM se-Jatim ini sedianya akan dibuka oleh Gubenur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M. Si, namun karena ada tugas kedinasan yang lain,  maka beliau diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Dr. Erwin Ashta Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., FINASIM.

Sebelum membuka acara, ia  memberi sekapur sirih terhadap bahaya narkoba ini,  akan menjadi urutan keempat, dari tiga penyakit yang kini banyak dialami oleh warga (pasiennya, red), yakni penyakit kanker, metabolis syndrom, dan infeksi.

Karena itu ia berharap ada sistem yang tepat itu menjawab isu narkoba ini. Salah satunya adalah kolaborasi. Dan GMDM ini adalah salah satu organisasi yang nyambung dengan    program di dinas pemerintahan, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemuda dan Olahraga atau OPD yang lain.

“Terhadap isu bahaya narkoba ini, jika kita kaitan dengan program Generasi Emas itu harus dipertanyakan sebagai tantangannya. Maka program kolaborasi adalah sebuah pilihan, dan itu pernah kami lakukan di Dinkes dengan Dispora. Misalnya 10 tahun lalu, kami bersosialisasi Narkoba itu hingga ke tingkat Karang Taruna. Karena itulah adanya GMDM ini, kita sangat mengapresiasi dan berharap bisa nyekrup atau nge- link ke semua OPD. Atau jika perlu kita bisa membantu agar GMDM bisa berkolaborasi dengan mereka,” tuturnya.

Pasca Ishoma, sebagai bahan pengetahuan, peserta Rakerda pun masih mendapat pembekalan materi, seperti dari Bakesbangpol Jatim, P4GN oleh Badi Supratikno, ST. MM dan Hukuman Bagi Penyalahguna Narkoba oleh Sudiro Husodo, SHI, SH, MH, M.Kn.

Sedangkan di sesi akhir sebelum penerimaan SK dan foto bersama, dilakukan acara penyampaian Program Kerja GMDM DPD Provinsi Jatim dan GMDM DPW Kota/ Kabupaten Provinsi Jatim yang diwakili oleh beberapa daerah, diantaranya DPD GMDM Lamongan.

Ketua DPW GMDM Kab. Lamongan Sutikno Arie, S.T. mengatakan bahwa berangkat dari rasa keprihatinan dan kepedulian terhadap generasi muda saat ini,  dibawah ancaman peredaran narkoba itulah, ia tergerak dan  akhirnya menjadi bagian GMDM ini.

“Karena itulah ke depan program DPW GMDM Lamongan banyak yang kita arahkan ke dunia pendidikan, untuk memberi sosialisasi dan wawasan pada siswa SMP – SMA. Kita bisa bersinergi dengan menggandeng BNNK, P4GN. Juga kita dukung program Desa Bersinar yang tujuannya mengedukasi warga khususnya karang taruna dari bahaya narkoba itu. Karenanya dari kepengurusan kami, dari beberapa devisi DPW GMDM Lamongan diisi oleh kepala desa,” tukasnya.▪︎[DANAR SP]