Kemen PU Mulai Bongkar Duplikasi Jembatan Lama Manyar Tahap Dua
▪︎ Tahap Pekerjaan Konstruksi Mulai Dilaksanakan

▪︎ GRESIK – POSMONEWS.com,-
Proyek duplikasi pembangunan Jembatan Lama tahap 2, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai dilakukan pembongkaran.
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali mulai melakukan uji coba penutupan akses lalu lintas di jembatan lama tersebut.
Buka tutup jembatan lama itu dilakukan pada jam padat. Saat aktivitas lalu lintas meningkat di pagi dan sore hari, jembatan lama akan dibuka. Namun sekarang ini kondisi jembatan sudah ditutup total.
”Buka tutup kami lakukan hingga Kamis (2/4) kemarin,” ujar Kepala PPK 4.3 Jatim BBPJN Jatim-Bali, Yudi Dwi Prasetya.
Saat ini tahap pekerjaan konstruksi mulai dilaksanakan Jumat (3/4/2026), dengan pemasangan tiang-tiang penyangga. Hal itu agar rangka jembatan yang dibongkar tidak sampai jatuh di sungai.
”Kami copot satu per satu. Tapi sebelumnya kita pasang shoring dulu untuk menyangga jembatan,” papar Yudi Dwi Prasetya.
Setelah pembongkaran selesai, konstruksi akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang. Sebab kerangka jembatan baru akan lebih panjang dari jembatan sebelumnya.
”Jembatan baru akan sama seperti yang dikerjakan tahun kemarin. Panjangnya 80 meter,” ujar Yudi Dwi Prasetya.
Lebih jauh Yudi Dwi Prasetya menjelaskan, tidak seperti pekerjaan jembatan tahun lalu, tahun 2026 langsung bisa dikerjakan. Sebab jaringan utilitas di sekitar sudah steril.
”Ini sebetulnya sudah kontrak sejak Februari. Tapi karena arus lebaran, pekerjaan ditunda. Estimasi pekerjaan selesai 31 Agustus 2026,” jelas Yudi Dwi Prasetya.
Sedangkan dari pantauan di lapangan, Jumat (3/4/2026), para pekerja proyek mulai mengelupas aspal di jembatan sisi barat. Rencananya, BBPJN Jawa Timur-Bali tidak hanya melakukan duplikasi. Jalan aspal yang saat ini sudah existing akan ditambah dua lapis untuk menyamakan dengan elevasi aspal baru.
”Selain itu juga pemeliharaan hingga titik Sidayu kurang lebih 13 kilometer secara bertahap hingga 2027,” tutup Yudi Dwi Prasetya.▪︎ (FEND)

