Tempo Doeloe, Pasar Rakyat Terongdowo Warisan Budaya
▪︎MALANG – POSMONEWS.com,-
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, secara resmi membuka Pasar Rakyat Terongdowo Tempo Doeloe yang digelar di Dusun Terongdowo, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (4/9).
Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri Camat Pakis beserta jajaran Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyaksikan pembukaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini, mulai dari Pemerintah Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, hingga seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif,” ujar Wakil Bupati Malang dalam sambutannya.
Wabup Lathifah menegaskan, penyelenggaraan Pasar Rakyat bukan hanya menjadi wadah perputaran ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), melainkan juga ruang kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Saya berharap event ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal sekaligus memberikan peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha untuk berkembang dan berinovasi,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tema “Tempo Doeloe” yang diusung dalam acara ini menjadi pengingat pentingnya mengenang sekaligus menghargai warisan leluhur.
“Tradisi dan nilai-nilai luhur yang kita warisi dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih baik, penuh semangat kebersamaan, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Tak hanya itu, Wabup juga mengajak masyarakat untuk menjaga keberlangsungan kegiatan positif semacam ini agar bisa terus menjadi agenda tahunan.
“Kalau kita konsisten menggelar acara seperti ini, saya yakin Desa Tirtomoyo akan semakin dikenal, tidak hanya di Kabupaten Malang, tetapi juga bisa menarik perhatian wisatawan dari luar daerah,” imbuhnya.
Ia pun berharap Pasar Rakyat Terongdowo dapat tumbuh menjadi magnet ekonomi sekaligus destinasi wisata berbasis budaya lokal.
“Inilah wujud kemandirian desa, di mana masyarakat mampu menggali potensi dan mengolahnya menjadi daya tarik yang bermanfaat bagi semua,” tuturnya.▪︎(AHM/Dhe)

