Berita

Asa “Emas Indonesia” dari HUT Ke-23 Widyaiswara Nasional

▪︎SEMARANG-POSMONEWS.COM,-
Sudah 23 tahun keberadaan profesi Widyaiswara berkiprah dalam upaya mencerdaskan aparatur sipil negara (ASN). Namun, kiprah serta harapan terhadap profesi Widyaiswara itu seolah masih samar-samar atau belum begitu dikenal di tengah publik, sejak 21 September 2000, Kamis (21/09).

Hampir 3 tahun terakhir, upaya mengenalkan sudah dilakukan dengan menempatkan diri sebagai organisasi profesi bernama Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI). Nama APWI diresmikan melalui Kongres ke-8 Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) pada 19 September 2020 di Yogyakarta.

Momentum reflektif perubahan IWI menjadi APWI untuk 3 tahun berjalan itu, dilakukan melalui rangkaian acara peringatan di Auditorium Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 20-22 September 2023.

“Peningkatan profesionalisme Widyaiswara harus selalu dilakukan. Hal itu dapat melalui digitalisasi pengembangan kompetensi untuk membangun ASN bertalenta unggul dan berdaya saing. Widyaiswara harus mampu membangun budaya kolaborasi serta semangat inovasi melalui jejaring kerja lintas instansi,” tutur Ketua Umum DPP APWI, Boediarso Teguh Widodo.

Muh Khamdan selaku Widyaiswara Badiklat Hukum dan HAM Jawa Tengah, hadir secara daring dalam acara tersebut. Selama tiga hari, sejumlah widyaiswara yang mewakili sebanyak 43 instansi, baik dari kementerian dan lembaga non-kementerian, serta pemerintah daerah dari masing-masing kepengurusan APWI, mengikuti pertemuan ilmiah tahunan nasional (PITNAS) serta kongres kedua APWI untuk memilih kepengurusan baru periode ke depan APWI.

Program “Emas Indonesia” menjadi salah satu program berkelanjutan yang dilaunching oleh DPP APWI untuk mengambil asa trend pengembangan kompetensi berbasis corporate university. Edukasi Masyarakat (Emas) Indonesia menjadi program keterlibatan widyaiswara untuk menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat melalui layar digital, sehingga bukan hanya aparatur negara.

Sebagai salah satu pelaku program pengembangan kompetensi di lingkungan pemerintahan, para widyaiswara di seluruh Indonesia ditekankan pentingnya semangat pembelajar dan mengekspresikan kesadaran berorganisasi yang profesional.▪︎(AHM/DW)

Related Articles

Back to top button