Berita

Panjatan Doa di Klojen, Ini Pesan Wali Kota Malang

▪︎ KOTA MALANG – POSMONEWS.com,-
Panjatan doa bersama yang dikemas dalam acara bertajuk ‘Refleksi 2025: Meneguhkan Ikhtiar, Menguatkan Doa Menuju Malang Mbois dan Berkelas 2026 digelar di Kantor Kecamatan Klojen, Selasa (6/1/2026) malam.

Gelaran ini diikuti jajaran terkait di lingkungan Pemkot Malang, ketua RW se-Kecamatan Klojen, tokoh pemuda. agama, dan tokoh kemasyarakatan.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai kegiatan ini bukan saja merupakan cerminan partisipasi publik dan modal sosial yang kuat, tetapi juga merupakan pengingat akan pentingnya sebuah doa sebagai fondasi spiritualitas dalam menopang akselerasi pembangunan daerah.

Di tahun 2026, menurut orang nomor satu di Pemkot Malang itu setiap gerak langkah pembangunan pasti diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya. Refleksi ini ditegaskannya sangat penting untuk dilakukan untuk mengukur sejauh mana pencapaian yang telah diraih, sekaligus salah satu upaya untuk menentukan arah yang lebih tepat untuk masa depan.

“Dengan melakukan evaluasi, kita bisa melihat kekuatan yang perlu dipertahankan, kelemahan yang harus diperbaiki, serta peluang yang dapat dimanfaatkan demi kemajuan bersama. Awal tahun adalah momentum yang tepat untuk menata niat, memperkuat tekad, dan menyusun strategi baru,” tutur Wahyu.

Wali Kota Malang pun berpesan bahwa pengalaman tahun lalu harus dijadikan sebagai pelajaran berharga, agar setiap langkah yang diambil di tahun ini lebih terarah, lebih efektif, dan lebih bermanfaat. Pembangunan bukan hanya soal fisik semata, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, pembangunan moral, serta pembangunan semangat kebersamaan.

Wahyu pun menaruh kepercayaan bahwa masyarakat Kecamatan Klojen akan terus membersamai Pemerintah Kota Malang dalam menyukseskan 4 misi pembangunan, 5 program prioritas dan Dasa Bakti Unggulan untuk mewujudkan visi besar Menuju Malang Mbois dan Berkelas.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak untuk menjadikan awal tahun kali ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas kerja, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.

“Dengan semangat kebersamaan, kami meyakini setiap program dan kegiatan yang dijalankan akan membawa hasil yang lebih baik, lebih bermakna, dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Maka dari itu, sebagai aparatur pelayan publik, mari kita selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ajak Wahyu.▪︎ (Say/AHM)

Related Articles

Back to top button