Berita

Halal Bihalal Alumni PP. Al Falah Ploso Bersama Gus Fahim dan Gus Kautsar

▪︎ MALANG – POSMONEWS.com,-
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib menghadiri undangan acara Halal Bihalal Alumni, Santri, Wali Santri, Simpatisan PP. Al Falah Ploso Daerah Malang Raya yang bertempat di PPAI Mamba’unnur, Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Senin (30/3).

Kehadiran Bu Nyai Lathifah, sapaan akrab mendapat sambutan hangat keluarga besar PPAI Mamba’unnur yang dipimpin Romo KH. Ahmad Muhammad Nur dan Ibu Nyai Hj. Khusnia Camelia Ahmad. Kegiatan ini juga dihadiri para kyai dan sejumlah pimpinan pondok pesantren diantaranya Gus Fahim dan Gus Kautsar.

Pemilik nama lengkap KH. Fahim Royani itu merupakan putra dari KH. Fuad Mun’im Djazuli. Sang ayah adalah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur bersama sejumlah kiai besar lainnya. Gus Fahim sendiri juga menjadi pengasuh sekaligus menjabat Ketua Sub Madrasah. Ia diketahui masih saudara sepupu dengan besannya, Gus Kautsar. Sementara sang ayahnya itu telah berpulang pada 2020 silam.

Melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Malang, Bu Nyai Lathifah menegaskan, atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan keluarga besar PP Al Falah Ploso atas terselenggaranya kegiatan Halalbihalal ini.

Kegiatan seperti ini bukan sekadar tradisi tahunan, namun merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan kembali nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

”Halalbihalal juga menjadi sarana untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperbaiki hubungan antarsesama. Dalam kehidupan bermasyarakat, semangat saling memaafkan ini sangat penting untuk menjaga keharmonisan, terutama di tengah dinamika kehidupan sosial yang semakin kompleks,” jelasnya.

Sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren, Ia menilai PP Al Falah Ploso memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia.

Para alumni dan santri adalah aset penting bagi bangsa dan daerah, yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Wabup Malang percaya bahwa nilai-nilai yang diajarkan di pesantren, seperti keikhlasan, kemandirian, kedisiplinan, dan kepedulian sosial, merupakan fondasi kuat dalam membangun daerah yang maju, religius, dan berdaya saing.

”Oleh karena itu, saya mengajak seluruh alumni, santri, dan simpatisan PP Al Falah Ploso untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, serta bersama-sama menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan semangat gotong royong. Di tengah berbagai tantangan global dan nasional saat ini, kita membutuhkan ketahanan sosial yang kuat. Peran pesantren dan jaringan alumninya sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menangkal berbagai paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tambahnya.

Momentum Halalbihalal ini hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kedamaian, mempererat ukhuwah, serta membangun sinergi antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat.

”Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan: Minal ‘aidin wal faizin, shiyamana wa shiyamakum, mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf dan kekurangan. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita selama bulan Ramadan, mengampuni segala kekhilafan kita, serta menjadikan kita insan yang lebih bertakwa, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama. Mari kita juga bersama-sama berdoa memohon kepada Allah SWT agar Malang Raya senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari segala musibah, serta masyarakatnya hidup dalam suasana aman, damai, dan sejahtera. Amiin Allahumma Amiin,” harapnya. ▪︎ (AHM/Poy)

Related Articles

Back to top button