Berita Utama

Tol Yogya – YIA Kulon Progo Menjadi Prioritas di DIY 2023

▪︎YOGYA-POSMONEWS.COM,-
Proyek pembangunan jalan tol terus berlanjut. Tol Jogja – YIA didesain kecepatan kendaraan 100 kilometer per jam. Lajur tol pada ruas tol ini memiliki lebar 3,6 meter, lebar bahu luar 3 meter, lebar bahu dalam 1,5 meter dan lebar median 5,5 meter.

Tol Yogya – YIA Kulon Progo Seksi 3 akan jadi prioritas proyek pembangunan jalan tol di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2023. Bahkan sosialisasi pembangunan Tol Yogyakarta-YIA Kulon Progo Seksi 3 sudah dilakukan sejak 5 Desember 2022.

Sosialisasi itu dilakukan di Kelurahan Nogotirto, Banyuraden, dan Ambarketawang, Sleman, DIY.
Kemudian sosialisasi juga dilanjutkan di Kelurahan Balecatur, Sidoarum, Sidomulyo, dan Sidokarto.

Informasi tersebut disampaikan perwakilan Jogja Solo Marga Makmur (JMM) selaku pemegang proyek, Hamim.

“Seksi 3 akan didahulukan untuk memberi akses warga Yogyakarta ke Bandara YIA dan sebaliknya,” buka Hamim.

Menurutnya, ekonomi akan tumbuh bila memanfaatkan proyek jalan tol seksi 3. Nantinya Tol Yogya – YIA Kulon Progo akan memiliki empat pintu keluar yang berada di Gamping, Sentolo, Wates, dan YIA.

“Proyek ini akan menjadi tol di DIY pertama yang dibangun konstruksinya pada kuartal IV 2023 atau awal 2024,” tuturnya.

Proses sosialisasi sudah dilakukan di Banyuraden untuk pembebasan 254 bidang lahan yang terdampak. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan di daerah Ambarketawang dengan jumlah lahan 427 bidang.

Setelah tahap sosialisasi selesai dan tidak ada penolakan dari warga, izin penetapan lokasi akan diterbitkan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

Tol Jogja – YIA akan membentang sepanjang 38,57 kilometer dari Gamping sampai Bandara Yogyakarta International Airport atau YIA.

Sedangkan empat pintu keluar Tol Jogya – YIA, yakni di Gamping, Sentolo, Wates, dan YIA. Tol Jogja YIA juga akan dilengkapi dua rest area bertipe A dan satu rest area bertipe B.

Di Kulonprogo, salah satu rest area akan berada di Kalipenten, Kaliagung, Sentolo. Amin mengatakan rest area ini spesial karena tidak hanya bisa diakses pengguna tol tetapi juga pengendara di luar tol.

“Kendaraan dari luar tol disediakan pintu masuk. Rest area akan diberi pembatas supaya mobil yang dari luar tol enggak masuk tol,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menjelaskan luas tanah dibutuhkan dalam proyek tol ini mencapai kurang lebih 5.033.696 meter persegi dengan  jumlah bidang yang dibutuhkan mencapai sekitar 6.173 bidang di Sleman, Bantul, dan Kulonprogo.

Separuh dari bidang tanah proyek pembangunan tol ada di Kulonprogo, yakni 3.335 bidang tanah dengan luas 3.443.166 meter persegi. Di Kulonprogo, Tol Jogya – YIA akan melewati enam kecamatan dan 18 desa.
▪︎[FEND]

Related Articles

Back to top button